Logo Sulselsatu

Dinas PU Makassar Bakal Punya Tiga Unit Ekskavator

Asrul
Asrul

Rabu, 05 Februari 2020 10:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar akan memiliki tiga unit ekskavator. Pengadaannya sementara ditender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar.

Ketiga alat berat ini menghabiskan anggaran belasan miliar rupiah. Rinciannya, ekskavator spider mini seharga Rp1,30 miliar, ekskavator amphibius Rp4,40 miliar, dan ekskavator spider besar senilai Rp7,79 miliar.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas PU Kota Makassar, Rostati Husain menyampaikan, ketiga alat berat ini nantinya akan diserahkan ke Bidang Pengengeloaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Drainase untuk pengerukan sedimen di saluran drainase.

Baca Juga : Belum Sebulan Sudah Rusak, DPRD Makassar Soroti Kinerja Dinas PU

“Kalau spider kecil untuk pengangkatan sedimen di drainase, kalau spider ukuran besar juga sama tapi untuk di kanal, sama dengan amphibius,” kata Rostati, Selasa (5/2/2020).

Dia menyebutkan, khsusus tahun ini, ada empat unit alat berat yang diadakan. Di antaranya, ekskavator spider mini, ekskavator spider besar, ekskavator amphibius, dan dekoloder.

“Yang tiga itu sudah tayang di LPSE, kalau dekoloder nanti baru ditender,” ucapnya.

Baca Juga : PUPR Target Proyek Pengelolaan Air Limbah di Makassar Selesai Bulan November

Sementara itu, Kepala Bidang PSDA dan Drainase Dinas PU Kota Makassar, Fuad Azis menilai, pengadaan alat berat ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan kinerja saluran drainase mengingat ada jutaan kubik sedimen yang harus diatasi.

“Jadi alat ini bisa membantu pengerukan saluran sedimentasi yang tidak bisa dilakukan oleh tenaga manusia,” tuturnya.

Fuad menyebutkan selama ini pengerukan sedimentasi untuk saluran tersier biasanya dilakukan oleh tenaga manusia, sedangkan untuk saluran sekunder dan primer yang ukurannya cukup besar harus dibersihkan dengan menggunakan alat berat.

Baca Juga : Keruk Sedimen Sungai Kampung Baru Antang, Pemkot Bakal Koordinasi BBWSPJ

“Alat yang diadakan ini memang untuk pengerukan sedimen di saluran sekunder dan primer. Ini juga membantu teman-teman di balai. Jadi percepatan saluran itu bisa cepat,” bebernya.

Dikatakan Fuad, saat ini bidangnya belum memiliki ekskavator jenis spider baik yang berukuran mini maupun besar. Sehingga diharapkan alat ini bisa membantu untuk mengeruk jutaan kubik sedimen yang tidak bisa dituntaskan oleh tenaga manusia.

“Kalau jenis spider itu baru tahun ini, tapi kalau amphibi itu sudah alat yang ke empat kita punya kalau diserahkan ke kita,” ujar Fuad.

Baca Juga : Cuaca Buruk Diprediksi hingga 16 Februari, Satgas Dinas PU Keruk Drainase

Penulis: Sri Wahyudi Astuti

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...