Logo Sulselsatu

Iqbal Suhaeb: Banyak Investor Jepang Tertarik ke Makassar

Asrul
Asrul

Sabtu, 22 Februari 2020 09:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb memperlihatkan antusiasme yang tinggi terhadap persiapan penyelenggaran “Smart City Conference with JASCA in Makassar 2020”. Hal ini terlihat saat melakukan pertemuan dengan sejumlah delegasi Japan Association for Smart Cities in ASEAN (JASCA) di rujab Walikota Makassar, Jumat (21/2/2020).

Menurut Iqbal, tidak kurang 26 perusahaan ternama Jepang sudah terkonfirmasi akan datang ke Makassar dan melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Makassar terkait sejumlah bidang, baik lingkungan, kesehatan, maupun pendidikan.

“Hari ini kami bertemu dengan perwakilan JASCA membicarakan persiapan konferensi, termasuk mematangkan sejumlah agenda pertemuan antara private sector Jepang dengan sejumlah OPD kita,” ujar Iqbal.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

Sementara itu, Miharu Hosono, Urban Regional Planning Group Oriental Consultans Global usai melakukan pertemuan dengan Iqbal Suhaeb menjelaskan sejumlah alasan dari private sector Japan untuk datang ke Kota Makassar.

“Makassar salah satu kota terbesar di Indonesia, dan kami melihat semangat yang begitu besar untuk menjadi kota yang lebih cerdas dengan membuka keterhubungan secara internasional. Tadi kami sudah berbicara banyak dengan pak walikota, termasuk menyusun agenda penting yang nantinya akan di bahas pada konferensi,” ujar Miharu.

Dalam konferensi nanti, sejumlah OPD kota Makassar akan disiapkan untuk melakukan penjajakan kerjasama dengan private sector Jepang diantaranya PDAM kota Makassar, Dinas Kominfo Makassar, Dinas Perhubungan Kota Makassar, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, dan beberapa instansi lainnya.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Smart City Conference with JASCA in Makassar 2020 agar digelar tanggal 27-28 Februari 2020. Kegiatan ini di inisiasi Pemkot Makassar bersama dengan Japan Association for Smart Cities in ASEAN (JASCA). Kegiatan ini juga didukung oleh Pemerintah Jepang, dalam hal ini Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang serta beberapa Kementerian RI, dan juga Pemerintah Propinsi Sulsel.

Sejumlah stekholder diundang diacara ini, diantara l nya para rektor dari kampus besar di Indonesia Timur, perwakilan pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi Sulsel, kepala daerah, perusahaan lokal, dan juga komunitas kreatif di Kota Makassar.

Dalam pertemuan ini, Iqbal Suhaeb didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ismail Hajiali beserta seluruh jajarannya.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel13 September 2026 14:44
Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talum...
OPD13 September 2026 13:29
DPRD Makassar Minta Pertamina Benahi Distribusi BBM dan Gas Melon
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas untuk mengatasi antrean bahan ba...
News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...