Logo Sulselsatu

Antisipasi Lonjakan, Pemkot Tunjuk Pustu Bontomarannu Jadi Ruang Isolasi Pasien Corona

Asrul
Asrul

Jumat, 20 Maret 2020 09:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARPemkot Makassar menunjuk Puskesmas Pembantu Bontomarannu, Kecamaran Mariso, sebagai tempat sceening dan ruang isolasi pasien corona.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, penunjukan Pustu Bontomarannu sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan pasien yang berlebihan.

“Sejak virus ini dinyatakan sebagai pandemi dunia, maka persepsi dan cara tanggap kita tentu berubah. Kita tidak bisa lagi melihat secara kasuistik di Makassar saja. Setiap saat kita bisa mengalami situasi yang sama dengan negara yang kini tengah terpapar,” kata Iqbal saat kunjungan ke Pustu Bontomarannu, Kamis (19/3/2020) kemarin.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

“Kita tengah menyiapkan ruang khusus isolasi Covid-19 di RSUD Daya. Namun kita tidak berhenti disitu, harus ada tempat khusus untuk dilakukan screening untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga antisipasi sebagai ruang karantina pasien Covid-19 jika nantinya terjadi overload di rumah sakit rujukan yang sudah disiapkan,” kata Iqbal.

Ketua Komunitas Relawan Emergency kesehatan Indonesia Wilayah Sulsel, Dr. Abdul Azis,Sp.U yang ikut mendampingi Iqbal menilai Pustu Bontorannu layak untuk dijadikan tempat screening sekaligus tempat karantina pasien Covid-19.

“Alhamdulillah tempatnya sangat representatif, apalagi tempat parkirnya tergolong luas. Tadi bersama Pak Wali (Iqbal) mengecek kondisi ruangan yang terlihat bersih. Kami kalkulasi bisa menampung 20 hingga 30 pasien yang isa dirawat di sini,” kata Azis.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Azis mengapresiasi langkah antisipatif yang dilakukan pemkot dalam merespon perkembangan yang terjadi. Menurutnya, dibanyak kota yang terpapar, salah satu persoalan utama yang muncul yakni kurangnya ruang isolasi yang bisa digunakan sebagai tempat karantina pasien Covid-19 untuk dilakukan perawatan hingga sembuh.

Sebelumnya, Iqbal juga tengah menyiapkan RSUD Daya sebagai salah satu rumah sakit yang bisa digunakan untuk mengisolasi pasien PDP Covid-19.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...