images-ads-post

Opini: Siapkah Kita Perang?

Iklan Humas SulSel

Opini: Luthfi Andi Mutty (Ketua Bidang Eksekutif DPP NasDem)

Menghadapi Covid-19 ibarat kita memasuki mandala perang. Musuhnya tidak kelihatan. Tapi daya rusaknya luar biasa. Korban berjatuhan. Bukan hanya manusia. Tapi juga ekonomi dibuat lumpuh. Kita tidak tahu berapa lama perang ini akan berlangsung. Semakin lama masa perang semakin besar sumberdaya yang harus disiapkan. Biasa disebut logistik.

Dalam menghadapi sebuah peperangan, kesiapan logistik selalu menjadi titik pangkal menyusun rencana operasi. Dari situ dimulai menghitung berapa pasukan yang bisa digerakkan dan berapa lama peperangan bisa dijalankan.

Begitulah seharusnya kita menghadapi perang terhadap Covid-19. Kita harus menghitung berapa anggaran yang disiapkan untuk mendukung rencana operasi. Anggaran itu terutama untuk menggerakkan tenaga medis. Mereka ibarat pasukan infanteri yang langsung berhadapan dengan PDP. Untuk menyiapkan APD sebagai alat utama pertahanan diri bagi tenaga medis. Untuk memaksimalkan kesiapan rumah sakit khusus dengan ruang isolasi.

Anggaran yang lebih besar lagi dibutuhkan untuk mengatasi dampak non medis. Mereka adalah orang miskin dan rentan miskin. Para pekerja informal yang pendapatan hariannya habis untuk dikonsumsi hari itu juga. Para buruh lepas. Kuli angkut. Pengemudi Ojol. Sopir angkot dan AKAP. Dan banyak lagi yang harus menganggur, kehilangan pekerjaan dan jatuh kian miskin. Buat mereka ini, negara harus hadir. Menyediakan sembako dan BLT. Negara tidak boleh lepas tangan membiarkan mereka mati kelaparan. Pendeknya, negara tidak boleh kalah menghadapi Covid-19.

Maka kuncinya ada pada anggaran. Hentikan semua proyek pembangunan gedung. Hentikan pembangunan infrastruktur. Stop perjalanan dinas. Selain itu, anggaran pilkada juga dapat digunakan untuk peperangan ini. Dalam rapat kerja di Komisi II (30/3), disepakati menunda Pilkada Serentak 2020. Daerah-daerah yang akan pilkada sudah menganggarkan biaya pilkada di APBD masing-masing.

Anggaran yang sudah terlanjur dialokasikan untuk berbagai kegiatan tersebut harus direlokasi demi memenangkan peperangan.

Dari data yang ada, saat ini pemerintah menyediakan dana “hanya” Rp 62 T. Jumlah yang menurut saya sangat jauh dari cukup. Ada info, anggaran itu akan ditambah menjadi sekitar Rp300 T. Inipun masih kecil dibandingkan dengan anggaran yang disediakan oleh Malaysia (Rp920 T). Padahal luas wilayah dan jumlah penduduknya berkali lipat dari Indonesia. Adapun Singapura yang hanya seluas Jakarta menyediakan dana (Rp505,5 T).

Selain anggaran, negara juga harus tegas membatasi pergerakan orang. Karena Covid-19 mewabah lewat manusia. Maka kontak antar manusia secara maksimal harus dikurangi.

Dari informasi media, diketahui bahwa puluhan ribu warga Jakarta telah meninggalkan Jakarta. Mereka kembali ke kampung halamannya. Ini tentu sangat riskan. Karena Jakarta adalah zona merah ODP, PDP dan korban meninggal. Tertinggi di Indonesia. Mereka yang mudik tidak ada jaminan bebas dari Covid-19. Bahkan patut diduga mereka adalah carier. Pembawa virus ke kampung halamannya.

Jika pergerakan rakyat Indonesia tetap berlangsug masif, maka dapat diduga, perang dengan segala konsekuensinya ini akan berlangsung lama. Ngeri!!.

 

Iklan Humas SulSel

Berita Terkait

VIDEO: Gara-gara Bansos, Pedagang Tempe Ramai-ramai Buang Jualannya

SULSELSATU.com - Sebuah video memperlihatkan pedagang tempe ramai-ramai membuang dagangannya viral di media sosial. Mereka lakukan aksi ini lantaran kesal dagangannya tidak laku akibat...

Pemprov Sulsel Ogah Bayar 2 Proyek “Siluman” Dinas PUTR

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Plt Kepala Inspektorat Sulkaf S Latief mengatakan ada 2 dari 4 Proyek Siluman yang tidak ada dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)...

Hari Kartini, Naoemi Octarina Ingatkan Peran Penting Ibu

SULSELSATU.com, Makassar - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, meresmikan Pojok Bermain Anak dan Ruang Laktasi di Layanan Perpustakaan Ibu...

Populer

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

3 Cara Ampuh Keluarkan Lendir Saat Bayi Batuk Pilek

SULSELSATU.com - Kondisi Si Kecil yang baru lahir memang membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit. Terlebih jika cuaca di luar sedang tak menentu. Akibatnya, bukan hanya...

Pengacara Muda Asal Makassar Pinang Fashion Blogger Indah Nada Puspita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Hijabers cantik, Indah Nada Puspita yang populer dikenal sebagai fashion blogger hijab di Indonesia resmi dilamar oleh seorang pengacara muda asal...

Hotel Dalton Makassar Siapkan Menu Buka Puasa Sepuasnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dalton Makassar selama Ramadan 2021 menawarkan paket buka puasa makan sepuasnya (all you can eat) mulai dari harga Rp68 ribu nett...

VIDEO: Video Syur Mirip Gisel Viral di Media Sosial

SULSELSATU.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video syur yang diduga mirip dengan Gisel, Sabtu (7/11). Nama Gisel trending di Twitter karena beredar video syur...

VIDEO: Gisel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Video Porno

SULSELSATU.com - Artis Gisel ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video syur. Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara. Hasil pemeriksaan beberapa saksi dan ahli,...
Iklan Nasdem
images-ads-post
Humas Pemkot Makassar
Humas Pemkot Makassar