iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

Tak Jumatan Tiga Kali Jadi Kafir? Ini Penjelasan MUI

Iklan Humas SulSel

JAKARTA – Pasca-dikeluarkannya fatwa MUI soal salat Jumat diganti salat Zuhur biasa, sebagian masyarakat resah jika meninggalkan salat Jumat.

Anggapan bahwa meninggalkan salat Jumat sebanyak tiga kali berturut-turut adalah kafir, juga menjadi kekhawatiran tersendiri bagi umat Muslim.

Merespons hal ini, Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh memberikan penjelasan soal itu. Dia mengatakan, ada tiga jenis orang yang tidak melaksanakan sholat Jumat. Pertama, orang yang tidak shalat Jumat karena inkar akan kewajiban Jumat, maka dia dihukumi sebagai kafir. Berikutnya, orang Islam yang tidak sholat Jumat karena malas.

“Dia meyakini kewajiban Jumat tapi dia tidak salat Jumat karena kemalasan dan tanpa adanya uzur syar’i, maka dia berdosa, atau ‘ashin. Jika tidak Jumatan tiga kali berturut tanpa uzur maka Allah mengunci mati hatinya,” kata Asrorun dalam sebuah perbincangan dikutip dari Detik.

Iklan Pemerintah Kabupaten BONE

Ketiga adalah orang Islam yang tidak Jumatan karena ada uzur syar’i, maka ini dibolehkan. Menurut pandangan para ulama fikih, uzur syar’i tidak salat Jumat antara lain sakit. Ketika sakitnya lebih dari 3 kali Jumat, dia tidak salat Jumat tiga kali berturut-turut pun tidak berdosa.

Uzur syar’i berikutnya adalah kekhawatiran terjadinya sakit. “Nah, dalam kondisi ketika berkumpul dan berkerumun itu diduga kuat akan terkena wabah atau menularkan penyakit, maka ini menjadi uzur untuk tidak Jumatan (salat Jumat),” papar Asrorun.

Dia kemudian mengutip kitab Asna al-Mathalib yang berbunyi:

وَقَدْ نَقَلَ الْقَاضِي عِيَاضٌ عَن الْعُلَمَاءِ أَنَّ الْمَجْذُومَ وَالْأَبْرَصَ يُمْنَعَانِ مِنْ الْمَسْجِدِ وَمِنْ صَلَاةِ الْجُمُعَةِ، وَمِنْ اخْتِلَاطِهِمَا بِالنَّاسِ

Pengertian kalimat tersebut adalah, orang yang terjangkit penyakit menular dicegah untuk ke masjid dan sholat Jumat, juga bercampur dengan orang-orang (yang sehat).

Ada juga dalam kitab al-Inshaf yang menyebutkan:

وَيُعْذَرُ فِي تَرْكِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ الْمَرِيضُ بِلَا نِزَاعٍ، وَيُعْذَرُ أَيْضًا فِي تَرْكِهِمَا لِخَوْفِ حُدُوثِ الْمَرَض

“Uzur yang dibolehkan meninggalkan shalat Jumat dan jamaah adalah orang yang sakit tanpa ada perbedaan di kalangan Ulama. Termasuk udzur juga yang dibolehkan meninggalkan sholat Jumat dan jamaah adalah karena takut terjadinya sakit,” terang Asrorun.

Terkait hadits soal meninggalkan sholat Jumat 3 kali berturut-turut dikategorikan kafir, kata Asrorun, adalah yang meninggalkannya tanpa uzur. “Atau dalam redaksi hadis yang lain, meninggalkan Jumat dengan menggampangkan atau malas,” kata dia.

Selain MUI, Ustaz Oemar Mita juga menjelaskan terkait hukum sholat Jumat saat terjadi wabah. Menurut dia, pada dasarnya Allah SWT itu bersifat memudahkan setiap makhluk-NYA. Allah tak ingin manusia kesulitan saat beribadah. Itulah mengapa sifat syariat yang Allah berikan kepada manusia bersifat lentur atau luwes sekali.

Misalnya, Ustaz Oemar Mita mencontohkan, manusia diwajibkan mengerjakan sholat dengan berdiri. Namun ketika dia tak mampu berdiri karena sakit atau ada alasan syar’i, boleh sholat dengan duduk. Apabila tak bisa dengan duduk, sholat bisa dilakukan dengan berbaring.

Begitu juga ketika terjadi wabah penyakit. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa orang yang berada di rumah saat terjadi wabah dan bersabar dia akan mendapatkan pahala besar.

Ketidakhadiran untuk sholat berjamaah di masjid, bukan karena kelalaian, namun karena ada wabah penyakit. Dikhawatirkan jika berjamaah di masjid justru akan terjadi penyebaran wabah yang kian tak terkendali.

Terkait sholat Jumat, hadits yang menyebut bahwa meninggalkannya tiga kali berturut-turut masuk dalam kategori dosa besar adalah jika lalai atau malas mengerjakannya. “Ketika dalam konteks dia itu meremehkan sampai akhirnya tiga kali berturut-turut yang meninggalkan sholat Jumat maka dia telah dikunci hatinya oleh Allah SWT,” kata Ustaz Oemar Mita.

Menurut dia, saat terjadi penyebaran virus corona atau COVID-19 sekarang ini termasuk kondisi ‘luar biasa’ bukan biasa. Sehingga hadits tersebut tidak bisa dikenakan pada umat Islam yang tak sholat Jumat walau pun tiga kali berturutan.

“Ketika kondisinya ada semacam ini, bukan kondisi biasa tapi kondisi ‘luar biasa’, maka tentunya hadits yang dikatakan nabi tidak mengenai kepada mereka mereka yang meninggalkan sholat Jumat walaupun sampai 3 kali betturut-turut maka sesungguhnya dia tetap akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT karena dia berada di rumah untuk meminimalisir mudharat dan wabah supaya tidak masif menyebar pada kehidupan manusia,” jelas Ustaz Oemar Mita.

Editor: Hendra Wijaya

Iklan PDAM
...

NA Launching Mobile Combat PCR Covid-19

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melaunching penggunaan Mobile Combat PCR Covid-19, Rabu (12/8/2020). Launching digelar di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Nurdin...

VIDEO: Pesawat Berhasil Mendarat Perdana di Bandara Buntu Kunik Toraja

  SULSELSATU.com - Pesawat kalibrasi Hawker 900 XP berhasil mendarat sempurna di Bandara Buntu Kunik, Tana Toraja, Rabu (12/8/2020). Pesawat tersebut milik Direktorat Jenderal Perhubungan Udara...

Tersangka Kasus OTT Disdik Sidrap Sebut 48 Orang Penerima Fee Proyek

SULSELSATU.com, SIDRAP - Hajar, adik ipar dari Ahmad yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi Dinas Pendidikan Sidrap mengaku, bahwa ada 48 orang yang menerima...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

IKA FH UMI Siap Sinergi dengan Pemkot Kendalikan Covid-19

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menerima kunjungan Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (IKA FH UMI), A. Bakti...

Anggap 3 Paslon di Pilkada Torut Jadi Saudara, Sindra Minta Mereka Bertarung Fair

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bakal calon Bupati, Sindra Maraya Bangri harus mundur dari kontestasi Pilkada Toraja Utara (Torut) 2020. Tidak memiliki kendaraan parpol yang cukup,...
Dinas Pendidikan

GALERI FOTO: Penyortiran Kotak Suara

SULSELSATU.com, GOWA - Sejumlah pekerja melakukan penyortiran kotak suara yang layak digunakan di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gowa, Senin (25/6/2018).Kotak suara pemilihan gubernur dan...

Baca Juga

Detik-detik Seorang Pengendara Motor Jatuh dari Atas Motor Lalu Meninggal

  SULSELSATU.com - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di Jalan Telok Gong, Jakarta Utara, Kamis (13/8). Dalam video terlihat seorang pria tiba-tiba terjatuh dari di...

Tersisa 10 Kasus Positif Covid-19 di Parepare

SULSELSATU.com, PAREPARE - Menyisahkan 10 kasus aktif Covid-19 di Kota Parepare hingga Rabu, 12 Agustus 2020. Itu dari 104 kasus yang terkonfirmasi dari Gugus...

Bareng Elite NasDem, Fatmawati Sapa Warga Ende

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bakal calon Wakil Wali Kota Makasssar, Fatmawati Rusdi sosialisasi di Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo, Selasa (11/8/2020). Saat tiba, puluhan warga dan tokoh...

VIDEO: Pesawat Air India Express yang Terbelah Saat Mendarat, 17 Orang Tewas

SULSELSATU.com - Sebuah pesawat Air India Express jatuh di sebuah bandara di negara bagian selatan Kerala,India. Pesawat dari Dubai tersebut membawa penumpang sebanyak 190 orang Akibat...

TERKINI

VIDEO: Seorang Pria Ngamuk dan Acungkan Sangkur di Mapolres Jember, Videonya Viral

SULSELSATU.com - Seorang pria mengacungkan pisau sangkur kepada anggota polisi di...

Sekkot Parepare Pimpin Uji Kompetensi Pejabat Eselon IIB

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sekretaris Kota (Sekkot) Parepare, Iwan Asaad, memimpin pengujian...

Dewan Minta Pemkot Kaji Ulang Rencana Relokasi TPA ke Pattallassang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Rencana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar merelokasi...

Sinergi Antar SKPD Parepare, Bappeda Support Biduan Dinas Ketahanan Pangan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare lewat program Biduan...

Fatmawati Diajak Panen Perdana di Kebun Idamanta

SULSELSASTU.com, MAKASSAR - Kandidat Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, mendapat...

VIDEO: Detik-detik Penembakan Pengusaha Kapal di Kelapa Gading

  SULSELSATU.com - Seorang pengusaha kapal tewas ditembak oleh orang tidak dikenal...

VIDEO: Warga Temukan Bayi Perempuan di Semak Belukar Makassar

SULSELSATU. com - Sesosok bayi perempuan ditemukan di semak belukar di Kompleks Asal Mula, Jalan Perintis Kemerdekaan 7, Kota Makassar. Video tersebut diunggah oleh akun...