Logo Sulselsatu

Bocah 8 Tahun di Pangkep Bongkar Celengan Beli APD untuk Tenaga Medis

Asrul
Asrul

Kamis, 09 April 2020 19:34

Bocah 8 tahun di Pangkep sumbang APD untuk tenaga medis. (Sulselsatu/Indra Sadli Pratama)
Bocah 8 tahun di Pangkep sumbang APD untuk tenaga medis. (Sulselsatu/Indra Sadli Pratama)

SULSELSATU.com, PANGKEP – Bocah 8 tahun di Kabupaten Pangkep, Akram Ataya Khaizuran membongkar celengannya untuk membeli alat pelindung diri (APD) untuk disumbangkan ke tenaga medis yang menangani Covid-19.

Ada 60 pasang APD yang berbahan plastik yang disumbangkan ke RSUD Batara Siang Pangkep. Aksi ini mendapa apresiasi.

Bocah kelas 3 SD 28 Tumampua Pangkep ini mengaku uang Rp570 ribu isi tabungannya itu ia simpan di tiga celengan, sebulmnya isi celengannya ingin ia belikan sepeda dengan menabung selama tujuh bulan lamanya.

Baca Juga : VIDEO: Virus Corona Ada di Buku Paket IPA Tahun 2017, Katanya Tidak Berbahaya

“Iye, saya buka ini celenganku karena pas saya nonton berita di TV saya juga berniat untuk memberikan uang celenganku ini untuk di belikan APD,” ujar Arkam.

Dirut RSUD Batara Siang Pangkajene dr. Annas Ahmad sangat mengapreasiasi hal tersebut, umurnya yang masih belia, hatinya sudah tergerak untuk mengorbankan keinginannya dan membantu petugas medis yang ada.

“Seorang bocah berumur 8 tahun telah tergerak hatinya menunda untuk mewujudkan impiannya membeli sepeda hanya karena mendengar informasi bahwa tenaga medis di beberapa rumah sakit kekurangan APD,” ujar Annas, Kamis (9/4/2020).

Baca Juga : Cegah Virus Corona, Shalat Idul Fitri di Lutra Terapkan Protkes

Ia pun mengatakan pihaknya berutang banyak kepada anak tersebut.

“Saya selaku pimpinan rumah sakit berjanji, ini hutang saya, jika pandemi Covid -19 selesai maka saya akan mewujudkan mimpinya untuk beli sepeda,” ujar dia.

Adapun kesulitan yang dialami oleh pihak rumah sakit adalah keterbatasan APD dan data pasien saat ini dengan jumlah PDP 5 orang, positif 1 orang dan yang sementara di rawat 2 orang.

Baca Juga : Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 di Lutim Jadi 1.379 Orang

“Seluruh pasien baik yang ODP dan PDP masih menunggu hasil laboratoriumnya untuk dinyatakan pulang, untuk yang positif juga sementara di rawat di ruang isolasi,” pungkasnya

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...
Bisnis17 Oktober 2026 19:31
Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur
Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sab...