Logo Sulselsatu

Deng Ical Akui PMI Makassar Kekurangan Stok Darah

Asrul
Asrul

Jumat, 10 April 2020 15:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar alami kesulitan pendonor sejak merebaknya pandemi Covid-19 atau Virus Corona

Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal alias Deng Ical menyebut asumsi masyarakat yang takut tertular Covid-19 jika donor darah menjadi salah satu penyebab kurangnya stok darah di PMI.

“Masalah kita, banyak masyarakat menganggap bahwa berbahaya kalau donor,” kata Ical.

Baca Juga : Donor Darah GMTD di Akkarena Berhasil Kumpulkan 114 Kantong Darah

Padahal donor darah mampu meningkatkan imun tubuh lantaran ada produksi darah baru. Menurut Ical, sistem kekebalan tubuh berpotensi naik saat melakukan donor darah.

Kesulitan lain, Ia mengatakan, saat ini, masyarakat mulai bekerja dari rumah atau work from home sehingga pendonor sukarela berkurang. Ia mengatakan pihaknya butuh energi besar untuk menjemput ke rumah pendonor.

“Logikanya begitu, banyak WFH sehingga tidak keluar, dan mahasiswa tidak kuliah, jadi pendonor sukarela berkurang jadi mesti dijemput di rumahnya,” kata dia.

Baca Juga : PT Bintang Internasional Serahkan 1700 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Pihaknya terus berburu pendonor untuk memenuhi stok darah di Makassar hingga dalam keadaan stabil.

Untuk saat ini stok darah sebanyak 1047 kantong. Ia mengatakan hal itu cukup untuk 7-8 hari ke depan.

Kendati stok darah secara umum berada pada level aman, Ical mengatakan Kota Makassar memiliki standar menampung stok darah hingga 10 hari.

Baca Juga : Terjepit Lift Saat Semprot Disinfektan, Anggota PMI Makassar Meninggal Dunia

“Hari ini karena pandemi ini bersamaan dengan epidemi demam berdarah maka kita kekurangan pendonor,” cetusnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, beberapa hari terakhir pihaknya menjadwalkan rutin untuk mendatangi berbagai instansi seperti TNI dan Polri untuk melakukan donor darah.

Begitu pun dengan pihak Satpol PP beberapa hari sebelumnya. Hal yang sama juga berlaku bagi pihak swasta yang hendak melakukan donor darah.

Baca Juga : Teken MoU dengan PMI, Iqbal Suhaeb Ajak SKPD Donor Darah

“Kami jadwalkan rutin, minta TNI dan polri turun tangan. Sekarang berburu terus. 70-100 per hari yang masuk, kita ada defisit 40 kantong per hari,” pungkasnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...