Imbas Pandemik Covid-19, Pendapatan Pajak Pemkot Makassar Terjungkal

ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pandemik coronavirus disiase 2019 (Covid-19) atau SARS-CoV-2 membuat pendapatan dari sektor pajak Pemkot Makassar terjungkal.

Kepala Bidang Pajak Daerah II Bapenda Kota Makassar Husni Mubarak menyebut, pendapatan dari sektor pajak hotel dan hiburan mengalami penurunan 80-100 persen.

“Pendapatan memang terjun bebas. Pendapatan itu turun dratus sampai 80 persen, bahkan hotel dan hiburan sampai 100 persen. Dan yang paling tinggi di hiburan XXI (bioskop) tutup juga. Itu sangat drastis penurunannya untuk pajak hiburan,” kata kata Husni kepada wartawan di Jl AP Pettarani Makassar, Rabu (29/4/2020).

Tak hanya itu, pajak restoran pun turut mengalami penurunan hingga 30 persen.

“Kami sampai 20 persen khusus hiburan, kalau hotel 30 persen, resto juga 30 persen,” ungkapnya

Dibanding hari-hari sebelumnya, pendapatan asli daerah Pemkot Makassar bisa mencapai 80 persen. Bahkan awal 2020, pendapatan yang masuk mencapai Rp11 miliar. Sejak pandemi, hanya Rp3 miliar.

“Penurunannya jauh sekali biasanya kita capai per bulan bisa dapat 11 M. Sekarang cuma 3 M. Resto juga begitu-begitulah. Selama covid,” pungkasnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya