Pasien Covid-19 Enrekang Dirujuk ke Makassar

images-ads-post
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Data pasien Covid-19 di Kabupaten Enrekang hingga Jumat (8/6/2020)  dengan status positif berjumlah lima orang. Tiga masih dirawat, satu sehat, dan satu meninggal dunia. Status PDP dengan jumlah total 13 orang, sehat dan kembali pulang 12 orang, meninggal dunia 1 orang, sementara ODP total 201 orang.
 
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando, di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19. 
 
“Sampai hari ini warga Enrekang yang dirawat di Makassar ada dua, kemudian dari perjalanan Covid-19 ini sudah ada satu, keluarga kita yang meninggal, itu ketika dirawat sudah sembuh, jadi dia meninggal dengan penyakit lain,” kata Muslimin.
 
Ia menjelaskan, dua orang yang dirawat ditemukan di Bandara Sultan Hasanuddin. Dan juga ditemukan anak umur lima tahun, dengan latar belakang ibunya dari Korea dan juga telah dibawa ke Makassar.
 
“Kalau kita semua masif lakukan (penanganan), seperti sampai sekarang hingga ke dusun-dusun, kita masuk desa empat hingga lima kali,” ujarnya.
 
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, mengapresiasi langkah tracking contact yang terus dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Enrekang dengan adanya pasien positif. Pasien positif ini bawaan dari Pesantren Al-Fattah Temboro, Magetan, Jawa Timur.
 
Tim Gugus juga bersinergi dengan Pemprov Sulsel sebab pasien sudah dirujuk ke Makassar. Termasuk penanganan OTG di Program Wisata Covid-19 di Swissbell Hotel Losari.
 
“Kenapa karena kita ingin bersihkan, jadi biar Makassar yang menyelesaikan, kita kirim semua ke sana, supaya di sini jangan terjadi local transmission, itu yang kita takutkan,” katanya.
 
Gubernur meminta kepala daerah untuk secara aktif mengumpulkan semua yang masuk dalam ODP maupun OTG. Masyarakat juga perlu disadarkan jangan sampai mereka menularkan saudara, tetangga dan sahabat yang mereka cintai.
 
“Oleh karena itu kita butuh kejujuran, kepatuhan, disiplin dan menjaga kebersihan. Kondisi Enrekang yang bagus ini kita jaga bersama,” kata Nurdin.
 
Pada kesempatan ini Nurdin juga menyerahkan alat penanganan Covid-19 yang merupakan bantuan dari para donatur. Di antaranya; Rapid Test Kit 160 unit, APD Full Set 5 unit, APD 180 unit, Masker 3M 40 lembar, Masker N-95 40 lembar, Masker Bedah 400 lembar, Hand Sanitizer Semprot 10 botol, Hand Sanitizer Jerigen 4 jerigen,Sabun Cuci Tangan 7 botol, Face Shield 30 unit, Alcohol Swab 1 dos, Blood Lancets 2 dos dan Sarung Tangan 5 dos. 
 
Penulis: Jahir Majid
Editor: Kink Kusuma Rein