Logo Sulselsatu

Warga Keluhkan “Bisnis” Sarung Tangan di PSBB Gowa

Asrul
Asrul

Sabtu, 09 Mei 2020 08:45

istimewa
istimewa
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah pengendara sepeda motor yang akan masuk Kota Makassar mengeluh saat diberhentikan Satgas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa dan Jalan Jenderal Hertasning, Makassar, Jumat (8/5/2020).
Sejumlah petugas polisi dan Dinas Perhubungan Gowa terlihat memberhentikan dan memeriksa tangan para pengendara. Jika tidak mengenakan sarung tangan maka diminta untuk menepi.
Di saat pengendara menepi itu sejumlah orang menawarkan sarung tangan berwarna hitam yang dijual Rp10.000 per pasang.
Jika pengendara tidak membeli maka tidak diperkenankan memasuki Kota Makassar. Pengendara yang keberatan langsung disuruh mutar balik.
“Tabe pak, sarung tangannya cuma Rp10.000. Tidak bisaki masuk Makassar jika tidak pakai sarung tangan. Silahkan putar balik ki,” kata Pay, salah seorang pelintas menirukan ucapan penjual sarung tangan.
Sama yang dialami Pay, warga lainnya, Daeng Taba juga mengeluhkan hal tersebut.
“Saya dilarang melintas jika tidak mengenakan sarung tangan. Saya dipaksa membeli, untung saya membawa sarung tangan,” kata Daeng Taba.
Sementara di ruas jalan lain, pelintas dari Makassar ke Gowa harus bersabar melewati pos pemeriksaan yang dijaga oknum polisi dan TNI.
Mereka yang ber-KTP Makassar dan tidak memiliki surat jalan langsung disuruh putar balik. Pengendara juga harus melalui pemeriksaan suhu tubuh.
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...