Logo Sulselsatu

Korban Penikaman Gara-gara Cekcok BLT di Sinjai Bukan Anggota BPD

Asrul
Asrul

Senin, 25 Mei 2020 15:42

Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto. (ist)
Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto. (ist)

SULSELSATU.com, SINJAI – Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto mengklarifikasi kasus penikaman pada pembagian bantuan BLT Dana Desa di Dusun Tomantang, Desa Bonto Sinala, Sinjai Borong, Minggu (24/5/2020) malam.

“Korban bukan merupakan anggota BPD atau aparat desa setempat. Namun diketahui korban merupakan kerabat dekat dari Kepala Dusun Tomantang,” kata Noorman di Mapolres Sinjai, Senin (26/5/2020).

Baca juga: Diduga Soal Pembagian BLT DD, Anggota BPD Bonto Sinala Tewas Ditikam Warga

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

Norman menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan pelaku Anwar (45), kronologis kejadiannya saat Lena istri pelaku mendatangi rumah Andi Ammase mertua Amir Kepala Dusun Tomantan tujuannya ingin bertemu dan mempertanyakan soal bantuan dana desa yang telah disalurkan, karena dirinya telah didata namun tidak menerima bantuan.

“Pulanglah istri pelaku, namun di jalan ketemu dengan korban Asdar. Terjadilah adu mulut antara korban dengan istri pelaku, sampai korban mengejar istri pelaku dengan parang. Pelaku Anwar yang mendengar kegaduhan di luar langsung keluar dari rumahnya membawah sebilah pisau jenis badik dalam keadaan terhunus sehingga terjadi perkelahian antara korban dan pelaku,” katanya.

“Korban mengakui, dia melakukan hal tersebut karena istrinya mau diparangi oleh korban. Itu versi dari pelaku saat kita interogasi,” katanya.

Baca Juga : Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Dibuka Kembali, Orang Tua Korban Minta Pelaku Dijerat Hukum

Pada saat keduanya berduel, korban Asdar langsung mengayungkan parang yang digenggamnya yang bersarng kearah pelaku Anwar dan mengenai lengan kiri pelaku namun tidak menyebabkan luka, Anwar pun seketika itu membalas dengan menusukkan badiknya ke arah tubuh korban dan mengenai dada di sebelah kanan, lalu pelaku kembali menusuk korban yang mengenai lengan kanan korban sehingga terjatuh.

Saat korban terjatuh, pelaku kembali menusuk perut korban dan setelah melihat korban tersungkur, pelaku bersama istrinya pun meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Korban yang duduk tersungkur berteriak minta tolong dan didengar oleh saksi Andi Pardi, saksi pun meminga tolong ke warga lainnya dan langsung mengevakuasi korban ke puskemas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah kurang lebih dua jam di rawat, sekira pada pukul 20.00 Wita korban meninggal dunia.

Baca Juga : Polres Sinjai Hentikan Penyelidikan Kasus Pencabulan Anak, Keluarga Korban Kecewa

“Saat ini pelaku Anwar beserta barang buktinya sudah kita amankan di Mapolres guna dilakukan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional25 Agustus 2026 10:30
KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global
Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 mencatat peningkatan transaksi sekaligus memperluas akses UMKM Indonesia ke pasar nasional dan global....
Metropolitan25 Agustus 2026 09:54
Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 20...
News25 Agustus 2026 09:53
Idrus Marham Luncurkan Buku tentang NU dan Tantangan Peradaban
SULSELSATU.com, JAKARTA – Mantan Menteri Sosial Idrus Marham memperkenalkan buku terbarunya berjudul Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban d...
Makassar25 Agustus 2026 08:31
MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026 resmi dibu...