Logo Sulselsatu

Delapan Provinsi Nihil Kasus, Pasien Sembuh 10.498

Asrul
Asrul

Minggu, 07 Juni 2020 18:30

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (ist)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (ist)

JAKARTA – Delapan provinsi di Indonesia melaporkan nihil kasus positif Covid-19 pada Minggu (7/6/2020). Per hari ini pula, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat total pasien sembuh tembus 10.498 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, kedelapan provinsi dengan nol kasus per hari ini adalah Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah. Selanjutnya, Sumatera Utara, Riau dan Nusa Tenggara Timur.

“Dari keseluruhan provinsi, 21 provinsi melaporkan kasus kurang dari 10 kasus, delapan di antaranya tidak ada kasus sama sekali. Contoh Kalimantan Tengah tidak ada kasus baru, 11 berhasil sembuh,” kata Yurianto.

Baca Juga : Dirgahayu Republik Indonesia, Ini 8 Langkah Nyata BRI Dukung Bangsa Semakin Berdaulat, Sejahtera dan Maju

Yuri melanjutkan, dari 34 provinsi di tanah air, kabar baiknya 21 provinsi mencatatkan kenaikan kasus positif di bawah 10 kasus pada hari ini. Beberapa di antaranya adalah Bangka Belitung dengan empat kasus, DI Yogyakarta dua kasus, Maluku Utara dan Papua Barat masing-masing hanya satu kasus positif.

“Ini yang kemudian kita yakini sebagian masyakarakat kita telah memahami betul hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah Covid-19,” katanya.

Hingga Minggu, 7 Juni 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di tanah air mencapai 672 kasus baru, sehingga secara kumulatif mencapai 31.186 kasus positif.

Baca Juga : VIDEO: Presiden Prabowo Saksikan Langsung Kemenangan Indonesia atas Bahrain 1-0

Dari sisi jumlah orang yang sembuh bertambah 591 orang menjadi 10.498 orang. Sedangkan, jumlah yang meninggal naik 50 orang menjadi 1.851 orang.

Yuri tak hentinya juga mengingatkan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara ketat dalam menghadapi tatanan normal baru pada awal pekan depan, Senin, 8 Juni 2020.

“Menggunakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, harus menjadi kebiasaan baru jika kita ingin aman dari Covid-19. Basis keluarga jadi faktor yang sangat menentukan,” ungkap Yuri.

Baca Juga : KJS Kembali Gelar Apresiasi Media Sekaligus Nobar Indonesia Vs Bahrain

“Kita melakukan ini bukan karena dianjurkan pemerintah, kita melakukan sepenuhnya kesadaran kita ingin aman dari Covid-19. Ini upaya kita untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih terus terjadi,” tukasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik30 Januari 2026 23:07
Hadiri Rakernas PSI, RMS dan Wagub Fatmawati Sambut Jokowi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tiba di Kota Makassar dan disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sul...
Pendidikan30 Januari 2026 21:52
Jelang Pelantikan DPP IKA Unismuh, Pengurus Temui Wali Kota Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni (DPP IKA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar audiensi deng...
Video30 Januari 2026 21:31
VIDEO: Penampilan juara iForte National Dance Competition Makassar
SULSELSATU.com – Babak kurasi iForte Dance Competition Makassar berlangsung di Mal Ratu Indah, Kamis (29/1/2026). 13 grup tampil menyuguhkan per...
Makassar30 Januari 2026 20:51
Munafri Tekankan OPD Pangkas Ego Sektoral agar Pelayanan Publik Tak Terhambat
SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya membenahi tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualit...