Logo Sulselsatu

Soal Stimulus Pemerintah, Rapsel: BUMN Untung, Kontraktor Daerah Buntung

Asrul
Asrul

Selasa, 09 Juni 2020 20:20

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rapsel Ali.
Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rapsel Ali.

SULSELSATU.com, JAKARTA – Penggelontoran stimulus jumbo kepada BUMN, harus diawasi agar penggunaannya efektif. Ini untuk mendongkrak kinerja perusahaan pelat merah tersebut, serta pemulihan perekonomian nasional.

Untuk diketahui BUMN mendapatkan stimulus sebesar Rp152,15 triliun yang Rp52,57 triliun di mantaranya untuk PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Stimulus tersebut berupa kompensasi atau subsidi, bantuan sosial, dana talangan, serta dana penyertaan modal negara (PMN).

Menurut anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Muhammad Rapsel Ali, pemerintah harusnya tidak hanya memikirkan pemulihan ekonomi untuk BUMN. Tapi juga memikirkan kondisi yang dialami oleh kontraktor lokal yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga : Andi Sudirman Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Rapsel Ali di TMP Panaikang

“Kami banyak menerima keluhan dari kontraktor lokal yang mengalami pembatalan kontrak. Banyak yang tidak mendapatkan proyek akibat pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19. Ini juga perlu diperhatikan oleh pemerintah. Jangan hanya berpikir BUMN harus untung, tapi dipihak lain ada yang buntung,” ujar Rapsel usai rapat kerja dengan Menteri BUMN di DPR RI Senayan, Selasa (9/6/2020).

Anggota DPR RI Dapil Sulsel 1 ini juga mendorong BUMN untuk memperhatikan dan menggunakan jasa kontraktor lokal. Peran BUMN harusnya mendorong pengusaha lokal bisa berkembang. Bukan malah mematikan dengan memonopoli seluruh pekerjaan infrastruktur.

BUMN sebagai penggerak ekonomi nasional, harus mendukung penuh pengusaha lokal agar juga bisa menjadi penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga : Andi Sudirman Melayat dan Sampaikan Belasungkawa Berpulangnya Rapsel Ali

Menurutnya, pangsa pasar infrastruktur kontraktor lokal masih sangat kecil. Secara nasional, yakni hanya 5-6% saja. Idealnya,

BUMN karya wajib menjalin Kerja Sama Operasional (KSO) dengan swasta nasional.

“BUMN harus bergerak bersama dalam bentuk pemberdayaan pengusaha lokal. Sehingga pemulihan ekonomi nasional segera terwujud,” tutur Penasihat DPP Asosiasi Aspal Beton Indonesia (AABI) ini.

Baca Juga : Kabar Duka! Politisi NasDem Rapsel Ali Meninggal Dunia di Makassar

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...