Logo Sulselsatu

Lahan Proyek Kereta Api Maros-Pangkep Segera Rampung

Asrul
Asrul

Senin, 15 Juni 2020 17:21

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Firdaus Dewilmar berjanji, proses pembebasan lahan proyek kereta api Pangkep-Maros selesai dalam waktu dua bulan.

Keyakinan Furdaus itu, karena proses pembebasan 2.096 lahan berstatus kategori tiga itu tidak melibatkan kepala desa, kepala kelurahan, dan kepala wilayah kecamatan.

“Yang dimaksud lahan kategori tiga adalah lahan yang dikuasai dan digarap oleh rakyat secara ikhlas dan sadar selama dua puluh tahun,” kata Kepala BPN Sulsel Bambang Priono dalam rakor pembebasan lahan kereta api di Kejati Sulsel, Senin (15/6/2020).

Baca Juga : Baznas Sulsel Cari Pemimpin, Cek Syaratnya

Menurut Firdaus, harga bidang tanah di jalur proyek kereta api sudah ditentukan oleh lembaga appraisal independen.

Sponsored by MGID

“Tidak melibatkan lagi kepala desa, kepala kelurahan, dan camat,” kata Firdaus.

Sementara hak garap lahan, menurut Bambang, tidak perlu surat keterangan kepala desa. “Cukup pengakuan penggarap dan diperkuat dua orang saksi dari tokoh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : Dukung Percepatan Vaksinasi, Mobile Vaccinator Sulsel Siap Vaksin Daerah Aglomerasi

Fungsi kepala desa dan lurah, katanya, hanya memberi keterangan bahwa penggarap lahan adalah warganya.

Tiga Tahun Baru 30 Persen

Proses pembebasan lahan proyek strategis kereta api jalur Makassar – Parepare sudah berlangsung selama tiga tahun.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Kucurkan Rp3,5 Miliar untuk Penanganan Banjir Jeneponto

Dalam rentang waktu yang panjang itu, panitia lokal pembebasan lahan baru bisa membebaskan 30 persen lahan yang akan dijadikan bentangan rel kereta api di Sulawesi itu.

Masih ada 70 persen yang mau dibebaskan. Sementara Surat Keputusan Panitia Lokal Pembebasan Lahan akan berakhir Juli 2020.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah segera memperpanjang SK Panitia Lokal Pembebasan Lahan itu.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Kucurkan Rp3,5 Miliar untuk Penanganan Banjir Jeneponto

“Kalau SK panitia biar besok juga selesai,” kata Nurdin.

Menurutnya, proses pembebasan lahan proyek kereta api ini akan cepat selesai kalau ada sinergi dari semua kembaga terkait.

Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar19 September 2021 16:45
PNLH XIII WALHI, Plt Gubernur Sulsel Dorong Pendekatan Green Economy
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menilai, pendekatan green economy dapat mendorong laju perekonomian. Men...
Sulsel19 September 2021 15:53
Di Malino Bakal Dibangun Wisata Baru Bernuansa Eropa
SULSELSATU.com, GOWA – Objek wisata bernuansa Eropa akan hadir di Kabupaten Gowa, Sulsel. Wisata bernama Kampung Eropa tepatnya akan dibangun di...
Video19 September 2021 15:26
VIDEO: Arena Muscab PPP Makassar Memanas, Rachmat Taqwa Mengamuk
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Arena Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kota Makassar di Hotel Sheraton memanas, Minggu (19/9/2021). Salah satu calo...
Sponsored by MGID
OPD19 September 2021 14:36
Warga Pertanyakan Nasib Stadion, Debbie Tegaskan Pembangunan Tetap Dilanjutkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lapangan Sepak Bola adalah salah satu sarana bagi anak dan pemuda untuk mengembangkan bakatnya dalam dunia sepak bola...