Logo Sulselsatu

FUIB Sulsel Minta Setop Bahas RUU Haluan Ideologi Pancasila

Asrul
Asrul

Rabu, 17 Juni 2020 23:48

FUIB Sulsel nyatakan sikap menolak RUU HIP. (Sulselsatu/Resti Setiawati).
FUIB Sulsel nyatakan sikap menolak RUU HIP. (Sulselsatu/Resti Setiawati).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Forum Ummat Islam Bersatu Sulsel (FUIB) menyatakan sikap untuk menolak RUU Haluan Ideologoi Pancasila (HIP). RUU ini dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Ketua FUIB Sulsel Muchtar Dg Lau menegaskan, pihaknya menolak RUU HIP. Pasalnya, ia menganggap adanya upaya mereduksi Pancasila dengan pemerasan menjadi Trisila dan Ekasila.

Bahkan, dengan menyingkirkan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, dan menggantikannya dengan gotong royong, yang secara harapiah telah menjadi jiwa bangsa Indonesia, namun secara historis selalu menjadi jargon komunis. Dengan demikian patut diwaspadai penetrasi komunis dengan proses RUU.

Baca Juga : Pemerintah Sepakat Ubah RUU HIP Jadi RUU BPIP

“Kami secara tegas dan keras menolak sampai kapan pun juga (RUU HIP). Jika ada rencana kalau kembali diundangkan rencana RUU HIP ini dan kami mengancamkan bahwa umat dan seluruh elemen bangsa akan turun mengawal dan sekaligus menjaga NKRI atau pun Pancasila,” kata Muchtar kepada wartawan Toddopuli Raya Makassar, Rabu (17/6/2020).

Jika pihak-pihak terkait tetap memaksakan RUU ini, maka pihaknya akan menggerakkan umat dan anak bangsa untuk melakukan aksi besar-besaran.

“Sebagaimana yang lalu beberapa agenda Forum Ummat Islam Bersatu itu kita akan turunkan, kalau dulu 200 ribu, mungkin seluruh umat dan elemen kebangsaan akan turun semua,” kata dia.

Baca Juga : Buang-buang Uang Negara, Fadli Zon: BPIP Harusnya Dibubarkan

Menurutnya, Pancasila merupakan harga mati dan sudah final. Tidak ada orang yang bisa mengkorek-koreknya, tidak ada yang bisa mengubah-ubahnya karena ini adalah ketetapan dan keinginan bangsa Indonesia. Secara keseluruhan dan ketika ideologi Pancasila dikoyak, maka seluruh bangsa Indonesia akan terkoyak.

“Sebagaimana pernyataan saya bahwa ada oknum di pusat itu secara terstruktur dan masif menggalang untuk bagaimana mengubah Pancasila, kita pertegas yang benar dan sah itu adalah pada tanggal 18 Agustus sesuai batang tubuh UUD 1945,” ucapnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Insiatif DPR, Mahfud: Pemerintah Tidak Bisa Cabut RUU HIP

 

Baca Juga : Insiatif DPR, Mahfud: Pemerintah Tidak Bisa Cabut RUU HIP

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...