Airlangga Sebut Industri Rokok Tumbuh Positif di Tengah Pandemi Covid-19

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memimpin rapat konsolidasi di Kantor Partai Golkar, Jalan Bontolempangan, Makassar, Rabu (16/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut industri rokok atau tembakau tumbuh positif di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, ada juga industri makanan pokok, batubara, farmasi dan alat kesehatan, serat minyak nabati atau hewani.

Sementara sektor usaha seperti otomotif dan transportasi, pertambangan dan properti membuat produktivitas menurun.

“Turun sangat dalam mendekati minus 37%,” kata Ketua Umum Golkar itu dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Universitas Padjajaran dan Universitas Hasanuddin, Jumat (26/6/2020) dikutip dari CNBC.

Menurut dia, pada bulan Mei dan Juni, aktivitas ekonomi perlahan sudah mulai bergerak. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, produktivitas industri pembangunan, jasa keuangan, dan teknologi informasi sudah mulai meningkat.

Dari bahan presentasi yang dipaparkan oleh Airlangga, sampai dengan 17 Juni 2020, industri rokok dan tembakau tumbuh 46%, makanan pokok 51%, batubara 43%, farmasi dan alat kesehatan 49%, dan minyak nabati/hewani 52%.

“Dari minyak nabati, terutama CPO berhasil membuat B30 dan kelima sektor ini bisa membuat ekonomi pulih dengan lebih cepat,” kata Airlangga.

Hadir juga sebagai narasumber diskusi Daring tersebut, Rektor Unhas Prof Dwia Aris dan beberapa pembicara lain.

Editor: Asrul