Hari Pertama Operasi Patuh di Jeneponto, Satlantas Temukan Sajam

Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol Muh Thamrin. (ist)
images-ads-post

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Satlantas Polres Jeneponto menggelar Operasi Patuh 2020 pada Kamis (23/7/2020).

Sebanyak 6 kendaraan roda dua dan empat berhasil ditilang dalam operasi ini dipusatkan di dekat taffic light Lapangan Passamaturukan, Jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.

Dari pantauan Sulselsatu.com, kendaraan yang melintas dari arah Makassar maupun dari arah Bantaeng ditahan. Mereka diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraannya seperti SIM, STNK dan kelayakan kendaraannya.

“Jadi hari ini adalah hari pertama Operasi Patuh 2020 yang digelar serentak. Untuk Polres Jeneponto telah melaksanakan pada hari pertama ini dan sebanyak 22 penindakan di antaranya 6 tilang dan 16 teguran,” kata Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol Muh Thamrin.

Dalam pola operasi kali ini, 40 persen operasi melakukan edukasi kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara memakai masker serta 40 persen pembinaan.

“Jadi 20 persennya itu penindakan,” katanya.

Namun pada saat operasi berlangsung, dua kendaraan roda empat ditemukan membawa senjata tajam berupa parang. Parang milik pengendara itupun terpaksa disita untuk menghindari kriminal di jalanan.

“Untuk hari ini ada dua parang kita amankan dan kita juga sudah berikan pengertian kepada pemilik bahwa ini peruntukannya tidak tepat ketika dia bawa di tempat-tempat ini dan kemudian mereka mengerti dan menyerahkan barang bukti itu ke kita untuk dilakukan pendataan,” ujarnya.

Thamrin berharap agar pengendara tidak membawa barang yang sifatnya tidak harus dibawa seperti benda tajam, parang apalagi badik.

“Yang harus diverifikasi dan dilakukan penindakan, bisa saja bentuk proses hukum dan bisa juga bentuk kebijaksanaan yang diberikan,” jelas dia.

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya