Logo Sulselsatu

Soal Banjir Bandang Lutra, Begini Pandangan Wagub Sulsel

Asrul
Asrul

Jumat, 24 Juli 2020 22:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rapat Koordinasi Diseminasi Kajian Banjir DAS Baliase Dan Kolaborasi Penanganan Di Provinsi Sulsel, digelar di Ruang Rapat Pimpinan, Kantor Gubernur Sulsel, Jumat 24 Juli 2020. Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi Maluku dalam analisanya menyampaikan bahwa banjir bandang di Luwu Utara diawali oleh longsor.

“Kejadian awal longsor di Luwu Utara, tepatnya di hulu DAS Baliase,” ungkap Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si, Kepala P3E Sulawesi dan Maluku.

Faktor utama terjadinya longsor di beberapa titik diduga karena tingginya aktivitas pelapukan serta tingginya curah hujan. Solusi yang diberikan kemudian adalah pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup (RPSDALH) terkait mitigasi banjir dan longsor berbasis ekoregion pada DAS Baliase.

Baca Juga : Ikuti Rakorsus Pilkada Serentak 2020, Ini Pesan Wagub kepada Paslon

“Kita merencanakan pembuatan gully plug sebanyak 245 unit dan pembuatan bibit desa (kebun bibit desa) sebanyak 7 unit di wilayah DAS Baliase,” lanjutnya.

Sementara itu, Tim Kajian Banjir Pemprov Sulsel yang diketuai Syamsu Rijal mengungkap beberapa rekomendasi.

“Rekomendasi dari kajian banjir salah satunya pembukaan lahan (clear cutting) oleh masyarakat menggunakan sistem rotasi, pengendalian pola tanam masyarakat pada areal APL (non kawasan Hutan), peningkatan pengawasan dan pengamanan pada kawasan hutan,” jelasnya.

Baca Juga : Hadiri Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Ini Harapan Wagub Sudirman

Wagub Andi Sudirman Sulaiman yang turut hadir dalam Rakor tersebut di awal sambutannya, memperlihatkan video yang diambil dari udara di beberapa titik hutan wilayah atas Maipi. Menurutnya, keseimbangan tidak terjadi dan kita harus membuat terobosan bersama.

“Kita harus sadari bersama bahwa pembukaan lahan, perambahan hutan termasuk bentuk secara keilmuan mengganggu keseimbangan, curah hujan, penyimpangan cadangan air dll. Kita liat dihilir sungai, kayu ada banyak juga bekas potongan mesin karena rapi. Citra satelit di Google earth juga terlihat ada alih fungsi lahan dari tahun ke tahun. Luwu Utara sensitif terhadap perubahan keseimbangan yang mudah berujung bencana. Kita harus bijak dalam kebijakan. Anyway, kita tunggu kajian pusat sebagai kesimpulan nantinya,” paparnya.

“Kita harus membuat terobosan bersama, kita sudah sampai disini. Urgent saat ini apa yang perlu kita selesaikan serta bagaimana merestorasi untuk mengembalikan keseimbangan,” lanjutnya.

Baca Juga : Jadi Narasumber Simposium, Wagub Paparkan Kesiapan Pemprov Hadapi Covid-19

Wagub mengungkapkan, perlu membenahi hutan di Sulsel, membuat sistem keseimbangan atau memperbaiki hutan dan DAS.

“Kita harus berfikir apa yang harus kita lakukan sekarang untuk jangka panjang.

Jangan pernah bermain main dengan hutan, jika kita bermain main sama halnya kita bermain dengan nyawa manusia,” pesannya.

Baca Juga : Bawa Bantuan Sembako, Wagub Kunjungi Lokasi Kebakaran di Pannampu

“Intevensi kebijakan dan sinergitas, diperlukan master plan untuk sistem kehutanan di Sulsel, dan bagaimana pemulihan yang sudah terjadi,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...