Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Sebut Penggunaan Anggaran di Posko Perbatasan Tak Maksimal

Asrul
Asrul

Kamis, 06 Agustus 2020 19:10

Pemeriksaan kesehatan terhadap nelayan yang melaut dari Papua ke Barru. (ist)
Pemeriksaan kesehatan terhadap nelayan yang melaut dari Papua ke Barru. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar telah mengupayakan memutus mata rantai Covid-19. Salah satunya pembatasan akses keluar masuk di Kota Makassar.

Kendati demikian, penjagaan pos di perbatasan kota Makassar dinilai hanya membuang anggaran. Pasalnya, anggaran yang digolontorkan sebanyak Rp8 miliar.

Yang diperuntukkan untuk anggaran biaya transpor, makan minum, logistik dan lainnya diseluruh posko-posko yang ada.

Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Hamzah Hamid mengaku anggaran penjagaan pos batas kota terjadi pembengkakan, sehingga perlu dilakukan evaluasi yang lebih dalam.

“Saya kurang hafal anggarannya, tetapi kemarin waktu evaluasi sempat dipertanyakan kenapa anggarannya membengkak. Kalau menurut saya yang harus dievaluasi adalah satuannya atau personil yang berjaga di sana,” kata Hamzah.

Olehnya, dia meminta inspektorat untuk terlibat langsung dalam pengawasan anggaran yang akan dan telah digunakan untuk keperluan posko perbatasan.

Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak

“Khususnya itu personil, berapa orang ditugaskan karena para petugaslah yang paling banyak memakai anggaran setiap harinya. Jangan sampai pada waktu makan petugas baru ada,” terangnya.

Anggota Banggar DPRD Kota Makassar itu menilai, sebaiknya anggaran itu digunakan untuk lebih memperketat pengawasan di dalam kota, sebab dibatas kota hanya dikerjakan asal asalan.

“Coba perhatikan yang diperiksa cuma yang naik motor, yang diukur suhu badannya juga cuma yang naik motor, yang naik mobil tidak. Diperbatasan juga kadang kosong dari penjagaan, jadi itu untuk apa disana?,” urai Ketua PAN Makassar itu.

Baca Juga : Muchlis Misbah Sosialisasikan Perda Pembinaan Anjal Gepeng di Makassar

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 20:23
13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri sukses diikuti 13 grup penari dari berbagai daerah....
Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...
Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...