Logo Sulselsatu

Kompala Unifa Trauma Healing Anak-anak Korban Banjir Lutra

Asrul
Asrul

Minggu, 09 Agustus 2020 21:16

Kompala Unifa bersama sejumlah pengurus lembaga gelar trauma healing kepada anak-anak korban banjir Luwu Utara. (ist)
Kompala Unifa bersama sejumlah pengurus lembaga gelar trauma healing kepada anak-anak korban banjir Luwu Utara. (ist)

SULSELSATU.com, LUTRA – Komunitas Pencinta Alam (Kompala) Universitas Fajar Makassar, menginisiasi kegiatan trauma healing bagi anak-anak pengungsi banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, pada Sabtu (8/8/2020).

Kompala Unifa mengajak anak-anak di lokasi pengungsian Desa Radda, Kecamatan Baebunta, untuk bermain, bernyanyi dan menggambar serta mewarnai. Dalam trauma healing ini, Kompala Unifa menggandeng Persatuan Guru Taman Kanak-kanak Palopo, relawan, Karang Taruna dan Pemerintah Desa Balantang, Luwu Timur serta Lembaga Islam Selamatkan Negeri (ISN).

“Trauma healing ini kegiatan lanjutan yang kami laksanakan setelah mendistribusikan bantuan makanan dan pakaian layak pakai kepada warga di sejumlah dusun terdampak banjir bandang,” ujar anggota Kompala Unifa, Indra Adhyaksa, Minggu (9/8/2020).

Baca Juga : Pemprov Bangun 50 Hunian Tetap Bagi Korban Banjir Bandang Lutra

Indra mengatakan, tujuan kegiatan ini agar anak-anak korban banjir dapat kembali ceria dan perlahan melupakan trauma akibat bencana yang terjadi pada 13 Juli 2020 lalu. Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Masamba merenggut puluhan nyawa dan merusak ratusan rumah. Kompala sendiri, sudah hampir sebulan berada di Luwu Utara.

“Kegiatan ini dilaksanakan atas bantuan dana dari alumni SMA 141 Jayapura,” tambahnya.

Ketua Kelompok Kerja Pengawas Sekolah Taman Kanak-kanak Kota Palopo, Suria mengatakan, sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan ini.

Baca Juga : NA Surati OJK Beri Relaksasi Nasabah Terdampak Bencana di Sulsel

“Kami senang, karena anak-anak sangat semangat dan bergembira. Kami juga bangga karena ini pertama kalianya guru-guru hadir untuk anak-anak di penggungsian ini,” ungkap Suria.

Putri, perwakilan Aliansi Mahasiswa Sulawesi Selatan, mengatakan selain anak usia SD, kegiatan ini juga melibatkan anak balita. “Sangat menyenangkan bisa melihat anak-anak ini kembali ceria,” ujarnya.

Trauma healing dilaksanakan di dua lokasi pengungsian di Desa Radda. Pagi di Posko ISN, sore di Posko Aliansi Mahasiswa Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Apindo Sulsel Bantu Korban Banjir Masamba

Indra melanjutkan, rencananya, Kompala juga akan menggelar outbound untuk anak-anak korban banjir ini. “Saat ini kami sedang mempersiapkan peralatan untuk mengajak adik-adik di pengungsian bermain outbound ujar mahasiswa jurusan komunikasi Unifa ini,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Banjir Bandang Masamba, Thahar Minta Warga Tabah

 

Baca Juga : Banjir Bandang Masamba, Thahar Minta Warga Tabah

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video29 Januari 2026 22:38
VIDEO: Bahlil Lahadalia Resmi Dilantik sebagai Ketua Harian DEN
SULSELSATU.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN)....
Makassar29 Januari 2026 20:23
13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri sukses diikuti 13 grup penari dari berbagai daerah....
Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...