Logo Sulselsatu

CCTV Disoroti Warga, Rudy: Akan Kita Benahi

Asrul
Asrul

Rabu, 19 Agustus 2020 19:51

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat keluhkan mengenai fasilitas milik Pemerintah Kota Makassar yang tidak berfungsi secara optimal.

Salah satunya, kamera pengintai-CCTV yang telah terpasang di sekitar Anjungan Pantai Losari.

Hal tersebut dirasakan keluarga korban tabrak lari di Jalan Dato Museng. Kualitas kamera pengintai (CCTV) yang terpasang dianggap rendah dan lebih baik dengan milik rumah makan.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Menanggapi itu, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyoroti fasilitas milik pemerintah yang banyak dikeluhankan masyarakat.

Rudy mengatakan, permasalahan tersebut tidak jauh berbeda dengan yang dialami masyarakat lainnya. Dimana program pengadaan belum tersentuh manfaatnya.

Dia berjanji keluhan yang masuk akan ditampung untuk dicarikan solusi. Kemudian menjadi rancangan program kerja ke depan.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

“Kita sudah tekankan program pengadaan dibuat untuk bisa dinikmati masyarakat. Jangan yang sifatnya hanya cantik-cantikan. Baru dipasang sudah tidak berfungsi. Itu yang sementara kita galakkan untuk disusun menjadi program ke depan,” ujarnya.

Keluhan sebelumnya disampaikan Ade Yudha. Dia mengatakan, telah mengecek rekaman kamera CCTV saat kejadian.

Ditunjukkan oleh operator warroom Balaikota di Jl Ahmad Yani, Makassar, kemarin. Ada beberapa bagian dalam rekaman yang tidak jelas menunjukkan aksi tabrakan.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Makassar dan ITB Nobel Diharapkan Lahirkan Inovasi Daerah

Dia mengaku, ada 3 kamera yang terpasang dan mengarah tepat di pertigaan jalan dato museng-penghibur berdasarkan pantauannya.

Hanya satu yang merekam saat kejadian. Hal ini berarti, 2 CCTV lainnya tidak berfungsi dan terkesan hanya pajangan.

Kondisi yang sama juga terjadi di titik pertigaan Jalan Ujung Pandang dan Pattimura. Kamera juga tidak melakukan perekaman. Diyakini kendaraan pelaku sempat melintas di daerah ini.

Baca Juga : Pemkot Makassar Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel

“Saya lihat ada 3 CCTV milik pemerintah yang terpasang di pertigaan. Hanya 1 yang merekam katanya operator. Itu juga kualitasnya jelek. Kalau diperbesar itu pecahki,” keluh Ade saat ditemui, Selasa (18/8/2020).

Disisi lain, Ade mengaku di kawasan itu banyak toko dan rumah makan yang memiliki CCTV dan mengarah langsung ke jalan. Kualitasnya disebut jauh lebih baik dibanding milik Pemerintah.

“Ada banyak kamera milik toko dan rumah makan di sekitar lokaso kecelakaan, kualitasnya jauh berbeda. Jelas sekali kendaraan yang melintas,” tambahnya.

Baca Juga : PSBM XXVI 2026 di Makassar Dongkrak Perputaran Ekonomi

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...