Logo Sulselsatu

Mutasi di Lingkup Pemkot Makassar Bakal Kembali Bergulir

Asrul
Asrul

Rabu, 26 Agustus 2020 11:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Banyaknya jabatan lowong esolon II dan esolon III di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Memaksa PJ Walikota Makassar mengambil kebijakan mutasi pejabat, meski di tengah Pandemi Covid-19 serta jelang Pilwali Makassar 2020.

Hal tersebut di ungkapkan oleh (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar Basri Rakhman, bahwa pihaknya telah mengajukan mutasi jabatan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur Sulsel.

Basri menyebut pelaksaan mutasi sisa menunggu jadwal dari Gubernur Sulsel.

Baca Juga : Dishub Makassar Terapkan Kontra Flow Selama F8

“Pak wali itu sudah usulkan, minta ke gubernur,” kata Basri.

Lebih lanjut Basri menjelaskan, mutasi jabatan dimaksudkan untuk mengisi jabatan yang lowong, termasuk lelang jabatan untuk Eselon II sekitar 11 orang.

Ada 11 jabatan Eselon II lowong yang kini masih diisi oleh Plt. Adapun diantaranya, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (DP2), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kearsipan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Penataan Ruang (DPR), Dinas Pendidikan (Disdik).
Kemudian Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Pemadam Kebakaran (Damkar), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKB), dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Makassar.

Baca Juga : Evaluasi Implementasi SAKIP, Pj Sekda Firman Pagarra Kupas Tuntas Keunggulan Kota Makassar

Sedangkan mutasi Eselon III sebanyak
8 orang dan Eselon IV sekitar 11 orang, akan diusulkan ke Kemendagri.

“Kalau eselon II, lelang. Kalau staf biasa, seperti eselon III dan IV tidak perlu lelang tapi tetap harus minta izin ke Kemendagri. Karena kalau eselon II rotasi, harus job fit. Kalau eselon III, IV, sepanjang diizinkan, tidak masalah,” jelas Basri.

Lanjut, Basri menjelaskan setiap walikota yang sudah didefinitifkan maupun walikota yang sifatnya sementara dalam hal ini penjabat (Pj) bisa menggunakan kewenangannya untuk melakukan penggantian pada jabatan yang dimaksudkan itu.

Baca Juga : Danny Pomanto Komitmen Perkuat Peran Aparat Pengawas Internal Pemerintah Demi Mencegah Korupsi

“Saya tidak bisa mengatakan kewajiban, tapi kewenangan. Maksudnya termasuk semua bidang sektor SDM,” bebernya.

Basri juga tak menampik rencana penggantian beberapa jabatan Eselon III dan IV yang ditempati lurah dan camat, meski begitu sejauh ini Basri mengaku belum mendapat perintah.

“Belum final perintah itu. Orang kan bisa saja ngomong tapi untuk sementara belum ada perintah,” kuncinya.

Baca Juga : PDAM Makassar Catat Kepuasan Pelanggan Mencapai 93,77 Persen Selama 2023

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama24 Juli 2024 09:21
Dandim 1425 Jeneponto Kerahkan Babinsa Dampingi Petugas Kesehatan Pemberian Vaksin Imunisasi Polio
SULSELSATU.com,JENEPONTO – Usai menghadiri acara pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tingkat Kabupaten Jeneponto tahun 2024. Komand...
Hukum24 Juli 2024 08:32
Kakanwil Kemenkumham Sulsel Pantau Jalannya SKD Catar POLTEKIM dan POLTEKIP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) menggelar tes Seleksi Kompetens...
Bisnis24 Juli 2024 07:47
P3SRS 31 Sudirman Suites Solusi Pengelolaan Efektif untuk Nilai Hunian yang Terjaga
31 Sudirman Suites langsung dihuni dengan okupansi saat ini telah mencapai 89 unit terhuni. Pengelola atau Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rum...
Video23 Juli 2024 23:53
VIDEO: Rumah Kebakaran di Tengah Bencana Banjir di Halmahera Tengah
SULSELSATU.com – Bencana banjir terjadi di Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Di tengah banjir bandang, sejumlah rumah warga mengalami...