SULSELSATU.com, PAREPARE – Kota Parepare kembali pada status siaga darurat atau zona merah Covid-19 menyusul bertambahnya kasus positif dalam beberapa pekan terakhir.
Secara akumulasi, kasus positif yang terkonfirmasi sebanyak 124. Terjadi peningkatan 4 kasus dibanding sehari sebelumnya. Empat kasus baru ini adalah satu keluarga yang tinggal di Kelurahan Ujung Lare, Kecamatan Soreang, Parepare.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, dr Halwatia mengatakan, empat orang dalam satu keluarga terkonfirmasi positif itu masing-masing laki-laki inisial AM (9 tahun), perempuan SM (57), laki-laki MYM (10), laki-laki RM (2). Mereka semua berada dalam satu rumah.
Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare
“Satu keluarga ini ada yang dirawat di RSUD Andi Makkasau dan ada yang dalam proses isolasi mandiri,” kata Halwatia.
Dia menjelaskan, saat ini, terkonfirmasi 124 kasus positif, namun yang sudah sembuh ada 106 orang. Berarti ada 17 kasus aktif. Dari 17 kasus aktif ini, 2 orang dirujuk ke Makassar, 10 dirawat di RSUD Andi Makkasau, 5 dalam proses isolasi mandiri, dan 1 orang meninggal.
Terjadinya penambahan kasus ini juga membuat angka Reproduksi Efektif (Rt) naik signifikan menjadi 1,85. Dengan kondisi angka Rt lebih tinggi dari satu, berarti situasi rawan karena kasus meningkat secara signifikan.
Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara
“Terjadi penambahan 6 kasus dalam 2 hari terakhir. Hari ini ada 4 kasus, sehari sebelumnya 2 kasus. Dan rata-rata yang terkonfirmasi positif ini komorbid atau ada penyakit penyerta dan perjalanan dari Makassar,” ujar Halwatia yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengingatkan, dengan kondisi angka Rt di atas 1, berarti tidak stabil atau rawan penyebaran Covid-19 di Parepare.
“Karena situasi rawan ini, kami kembali mengingatkan agar seluruh lapisan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, utamanya pelaku usaha agar melakukan proteksi terhadap pengunjungnya.”
Baca Juga : Pengumuman! Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir
“Mariki bekerja secara bersama untuk keluar dari pandemi Covid-19, agar kehidupan yang kita harapkan dapat kembali normal,” tandas Taufan.
Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar