Logo Sulselsatu

TP-PKK Parepare Trauma Healing Anak-anak Korban Kebakaran

Asrul
Asrul

Kamis, 03 September 2020 09:21

Trauma healing anak-anak korban kebakaran. (ist)
Trauma healing anak-anak korban kebakaran. (ist)

SULSELSATU.com, PAREPARE – Setelah 3 hari menempati tenda pengungsian pasca-kebakaran di pemukiman padat Kelurahan Sumpang Minangae, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) melalui Tim Puspaga Peduli Ta dan TP PKK bersama Forum Anak Kota Parepare, melakukan trauma healing bagi korban terdampak kebakaran.

Trauma healing ini dilakukan di posko tenda pengungsian yang menghadirkan penasihat Puspaga Peduli Ta, konselor psikolog, paralegal dan relawan-relawan Inspirasi Sekolah Anak Pasar (ISAP), Rabu (2/9/2020).

Ketua TP PKK Erna Rasyid Taufan mengatakan, trauma healing ini dilakukan sebagai dukungan psikologi awal untuk para korban.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare

“Sebagai pembina dan penasihat Puspaga Peduli Ta, saya merasa berkewajiban untuk memberikan support bagaimana mengembalikan semangat mereka dari trauma pasca-mengalami musibah kebakaran. Dan dengan kebersamaan Insya Allah kita bisa untuk mendukung mereka,” ujar Erna.

Selain memberikan bimbingan konselor psikolog, pihaknya juga memberikan hiburan bagi anak-anak korban dengan mengajak mereka berbagai macam permainan.

“Tadi para relawan sudah memberikan beberapa permainan, dengan mengajak mereka belajar mencuci tangan, bermain puzle sambil memberikan mereka hadiah. Ini kita lakukan agar motorik anak itu bisa terlatih dan cepat melupakan trauma. Kita juga berharap ada taman baca Al Quran di sini untuk lebih menguatkan mereka,” tandasnya.

Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish

Plt Kepala Dinas P3A Rostina Rahman mengatakan, psikolog sosial atau trauma healing ini dilakukan untuk mengajak merek berdiskusi bersama konselor dan para legal.

“Dia melakukan diskusi antara para korban dan konselor serta pendamping, bagaiman trauma mereka secara pelan-pelan bisa hilang. Dan bukan cuma sekali saja, mereka pendamping akan selalu monitoring para korban untuk melihat kondisi psikolog mereka,” terangnya.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : VIDEO: Capres Anies Baswedan Bakal Hadiri Kampanye di Parepare

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...
Makassar02 Februari 2026 18:07
Tingkatkan Pelayanan, Pelindo Regional 4 Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat sebagai bagian dari komitmen berkelanjut...
Makassar02 Februari 2026 15:40
Jaringan 5G di Makassar Perkuat Ekosistem Digital di Kawasan Timur Indonesia
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand SMARTFREN resmi mengoperasikan layanan SMARTFREN 5G di Kota Makassar....