Logo Sulselsatu

Jaringan Belum Jangkau Semua Wilayah, Gowa Terapkan Pembelajaran Daring dan Luring

Asrul
Asrul

Kamis, 03 September 2020 11:23

Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni bersama Kadisdik Salam, ikuti arahan Mendikbud Nadiem Makarim. (ist)
Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni bersama Kadisdik Salam, ikuti arahan Mendikbud Nadiem Makarim. (ist)

SULSELSATU.com, GOWA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan, wilayah zona merah pada penularan Covid-19 masih harus belajar dari rumah.

Hal disampaikan Nadiem dalam arahannya pada webinar pembelajaran di masa pandemi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang dihadiri seluruh kabupaten/kota di Indonesia dan turut diikuti Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni didampingi Kepala Dinas Pendidikan Salam di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Rabu (2/9/2020).

“Zona merah dan orange masih harus belajar dari rumah, sedangkan untuk zona hijau, kadis atau kepsek boleh melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka dengan catatan untuk harus menerapkan protokol kesehatan dan ini menjadi tugas pemerintah daerah untuk memastikan tersedianya alat yang mendukung protokol kesehatan,” kata Nadiem.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

Selain itu pihaknya telah mengambil kebijakan untuk melakukan proses belajar mengajar dapat dilakukan dengan dua pilihan yaitu secara daring ataupun luring. Bagi yang tidak memiliki akses internet dan sarana prasarana lainnya dapat menerapkan kebijakan belajar mengajar secara luring (tatap muka) dengan mempertimbangkan zona dan kondisi daerah di wilyah tersebut.

“Pemerintah daerah, khususnya dinas-dinas terkait dan instansi dapat memutuskan opsi mana yang dapat diterapkan agar dapat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing,” tambahnya.

Sebagai salah satu cara memperlancar proses mengajar dari rumah, Kemendikbud akan memberikan bantuan kuota internet baik bagi para siswa, mahasiswa, guru atau dosen setiap bulannya selama masa pandemi ini.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

“Kita akan berikan bantuan kuota yaitu untuk siswa 35 GB/bulan, guru 42 GB/bulan, mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan dengan total anggaran Rp 7,2 triliun. Untuk mendapatkan bantuan ini seluruh kepala satuan pendidikan harus melengkapi nomor hp peserta didik yang aktif melalui aplikasi Dapodik sebelum 11 September 2020,” beber Nadiem.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Salam mengaku telah manjalankan kebijakan tersebut yakni belajar secara daring dan luring. Hal itu dilakukannya karena 24,6 persen wilayah di Kabupaten Gowa tidak terjangkau jaringan internet.

“Kondisi di Kabupaten Gowa kan tidak semuanya memiliki jalur komunikasi, karena ada 24,6 persen sekolah kita berada di wilayah non internet sehingga kebijakannya adalah pembelajaran luring dimana para guru kita mengunjungi sekolah yang berdekatan rumah tiga sampai lima orang menggunakan model pembelajaran FGD (Focus Group Disscussion) dengan membentuk kelompok-kelompok kecil,” ungkapnya.

Baca Juga : Hak Angket DPRD Gowa Resmi Bergulir, Ini Sejumlah Isu yang Disorot

Meskipun di Kabupaten Gowa masih zona merah, namun pembelajaran harus tetap jalan, sehingga bagi yang melakukan pembelajaran secara daring itu difasilitasi kuota baik siswa maupun guru yang sudah dilakukannya sejak ajaran baru.

“Istilah zona diputuskan oleh Tim Gugus Tugas per kabupaten bukan per kecamatan sehingga secara keseluruhan Gowa masih zona merah. Alhamdulillah sejak ajaran baru kita rutin membagikan kuota kepada guru dan siswa yang merupakan kebutuhan utama pembelajaran daring, apalagi saat ini Menteri Pendidikan juga akan membagikan kuota untuk mendukung pembelajaran sistem daring tersebut,” tambahnya.

Ia berharap, kebijakan yang dilakukan Pemkab Gowa baik secara daring maupun luring bisa terlaksana dengan baik, agar meskipun pandemi masih melanda seluruh proses mengajar tetap terlaksana dengan kebijakan yang telah dilakukan.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...