iklan Kareba Parlementa

AS Ajak ASEAN Putuskan Hubungan dengan Perusahaan China

Iklan Humas SulSel

JAKARTA – Perseteruan Amerika Serikat (AS) dengan China kian memanas. Negeri Paman Sam bahkan mendesak negara-negara di Asia Tenggara untuk memutuskan hubungan dengan perusahan China yang membantu membangun pulau di Laut China Selatan (LCS).

Desakan itu disampaikan Menlu AS Mike Pompeo di pertemuan puncak regional KTT ASEAN yang digelar secara daring. Desakan itu menyusul keputusan AS yang memasukkan 24 perusahaan milik China ke dalam daftar hitam. Perusahaan-perusahaan itu diketahui membantu pembangunan militer Beijing di LCS

Menurutnya, sudah waktunya bagi pemerintah Asia Tenggara untuk mempertimbangkan kembali hubungannya dengan China.

“Jangan hanya berbicara, tapi bertindaklah,” ujar Pompeo kepada sepuluh Menteri Luar Negeri ASEAN dalam pertemuan daring KTT ASEAN seperti dilansir AFP.

“Pertimbangkan kembali urusan bisnis dengan perusahaan milik negara (China) yang menggertak negara-negara pesisir ASEAN di Laut China Selatan. Jangan biarkan Partai Komunis China menginjak-injak kita dan rakyat kita,” lanjutnya.

Tahun ini, KTT ASEAN berlangsung hanya beberapa hari setelah Beijing meluncurkan rudal balistik di LCS. Peluncuran itu merupakan bagian dari latihan tembakan langsung.

Vietnam yang memimpin KTT tahun ini menyatakan “keprihatinan serius” tentang militerisasi LCS baru-baru ini.

“Ini telah mengikis kepercayaan, meningkatkan ketegangan dan merusak perdamaian, keamanan dan supremasi hukum di kawasan itu,” ungkap Menteri Luar Negeri, Pham Binh Minh.

Pekan lalu, Filipina mengatakan bahwa mereka tidak akan mengikuti jejak AS karena mereka membutuhkan investasi dari China. Bahkan, dalam perselisihan terbaru perihal Scarborough Shoal, pembicaraan antar kedua negara masih menggantung.

Scarborough Shoal merupakan salah satu daerah penangkapan ikan terkaya di kawasan.

Seperti diketahui, negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Taiwan memperebutkan wilayah LCS yang diklaim China sebagai wilayahnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyalahkan AS atas ketegangan di LCS. Dia mengklaim Washington “menjadi pendorong terbesar” militerisasi di jalur air itu.

Ketegangan antara AS dan China juga dikhawatirkan kian memburuk atas diberlakukannya Undang-Undang Keamanan Nasional di Hong Kong. UU itu diterapkan sebagai tanggapan atas kerusuhan sipil yang terjadi pada tahun lalu selama berbulan-bulan di Hong Kong.

Editor: Hendra Wijaya

 

Iklan PDAM
...

Populer

Rachmad Gobel Tinjau Ambulans NasDem Makassar yang Dibakar, Bakal Diganti 20 Unit

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPR RI dari Partai NasDem Rachmad Gobel meninjau langsung Kantor DPD NasDem Makassar dan ambulans yang dibakar sejumlah oknum...

Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Selasa (19/11/2018) hari ini, umat Muslim di seluruh dunia memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau biasa dikenal dengan Maulid Nabi...

VIDEO: Istri dan Mertua di Makassar Jadi Korban Pembacokan

SULSELSATU.com - Satu keluarga di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakukkang, Makassar dibacok pada Jumat (23/10). Dalam keterangan video, ada tiga korban dalam pembacokan tersebut yang merupakan...

VIDEO: Gadis di Jeneponto Dilamar Pakai Helikopter

SULSELSATU.com- Seorang gadis asal Kabupaten Jeneponto dilamar kekasihnya menggunakan helikopter. Gadis tersebut bernama Vieranni yang menitih karir di ibu kota Jakarta sebagai salah satu girls...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

VIDEO: Napi Asal China yang Kabur Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bogor

  SULSELSATU.com - Narapidana asal China yang kabur dari LP Klas I...

Artikel Lainnya

Oknum Polisi Asal Polres Gowa Diduga Bikin Onar di Jeneponto

SULSELSATU.com,JENEPONTO - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jenetallasa, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto,...

Nurdin Abdullah Kunjungi Perusaah Pengolahan Ikan di Wajima Jepang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengunjungi perusahaan perikaanan bernama...

Lies Nurdin Kunjungi Siswa CGS yang Bakal Studi Budaya di Australia

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua TP PKK Sulawesi Selatan Lies F Nurdin...

Shin Tae Yong Dipastikan Latih Timnas Indonesia

JAKARTA - Shin Tae Yong dipastikan akan menjadi pelatih baru timnas...

IDP Harap Warga Luwu Raya Turut Andil di FKN ke XIII

SULSELSATU.com, PALOPO - Festival Keraton Nusantara Ke-XIII Tahun 2019 yang dipusatkan...

Terkini

Perkenalkan Cinta, Putri Lutfi Hanafi Penghafal Al-Quran 30 Juz

SULSELSATU.com, PANGKEP - Lutfi Hanafi tak melulu bekerja mencari nafkah untuk...

Ini Penyebab Tindak Pidana Perdagangan Orang Marak Terjadi

SULSELSATU.com, PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan,...

Makassar Zona Oranye, Prof Rudy Bentuk Satgas Covid-19

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengumumkan...

Dewan Desak Pemkot Setor Laporan Dana Covid-19

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PAN, Sahruddin Said...

Gubernur Sulsel Serahkan Penghargaan Kepada Penerima TPAKD

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah,...