Logo Sulselsatu

AS Ajak ASEAN Putuskan Hubungan dengan Perusahaan China

Asrul
Asrul

Kamis, 10 September 2020 22:30

Menlu AS Mike Pompeo. (int)
Menlu AS Mike Pompeo. (int)

JAKARTA – Perseteruan Amerika Serikat (AS) dengan China kian memanas. Negeri Paman Sam bahkan mendesak negara-negara di Asia Tenggara untuk memutuskan hubungan dengan perusahan China yang membantu membangun pulau di Laut China Selatan (LCS).

Desakan itu disampaikan Menlu AS Mike Pompeo di pertemuan puncak regional KTT ASEAN yang digelar secara daring. Desakan itu menyusul keputusan AS yang memasukkan 24 perusahaan milik China ke dalam daftar hitam. Perusahaan-perusahaan itu diketahui membantu pembangunan militer Beijing di LCS

Menurutnya, sudah waktunya bagi pemerintah Asia Tenggara untuk mempertimbangkan kembali hubungannya dengan China.

Baca Juga : China Berhasil Tanam CHip di Otak Manusia, Orang Lumpuh Bisa Kembali Bergerak

“Jangan hanya berbicara, tapi bertindaklah,” ujar Pompeo kepada sepuluh Menteri Luar Negeri ASEAN dalam pertemuan daring KTT ASEAN seperti dilansir AFP.

“Pertimbangkan kembali urusan bisnis dengan perusahaan milik negara (China) yang menggertak negara-negara pesisir ASEAN di Laut China Selatan. Jangan biarkan Partai Komunis China menginjak-injak kita dan rakyat kita,” lanjutnya.

Tahun ini, KTT ASEAN berlangsung hanya beberapa hari setelah Beijing meluncurkan rudal balistik di LCS. Peluncuran itu merupakan bagian dari latihan tembakan langsung.

Baca Juga : Orang Mati Bisa Jadi Hidup di Tangan Perusahaan Super Brain Asal China

Vietnam yang memimpin KTT tahun ini menyatakan “keprihatinan serius” tentang militerisasi LCS baru-baru ini.

“Ini telah mengikis kepercayaan, meningkatkan ketegangan dan merusak perdamaian, keamanan dan supremasi hukum di kawasan itu,” ungkap Menteri Luar Negeri, Pham Binh Minh.

Pekan lalu, Filipina mengatakan bahwa mereka tidak akan mengikuti jejak AS karena mereka membutuhkan investasi dari China. Bahkan, dalam perselisihan terbaru perihal Scarborough Shoal, pembicaraan antar kedua negara masih menggantung.

Baca Juga : Penelitian di China Sebut AI Dapat Prediksi Gempa Bumi dengan Akurasi 70 Persen

Scarborough Shoal merupakan salah satu daerah penangkapan ikan terkaya di kawasan.

Seperti diketahui, negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Taiwan memperebutkan wilayah LCS yang diklaim China sebagai wilayahnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyalahkan AS atas ketegangan di LCS. Dia mengklaim Washington “menjadi pendorong terbesar” militerisasi di jalur air itu.

Baca Juga : TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Jaringan Kapasitas Hingga 100 Gbps Sambut KTT ke-43 ASEAN di Jakarta

Ketegangan antara AS dan China juga dikhawatirkan kian memburuk atas diberlakukannya Undang-Undang Keamanan Nasional di Hong Kong. UU itu diterapkan sebagai tanggapan atas kerusuhan sipil yang terjadi pada tahun lalu selama berbulan-bulan di Hong Kong.

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...