SULSELSATU.com, MAKASSAR – Berbagai persoalan di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala seakan tak ada habisnya. Mulai dari pelayanan, sandang maupun papan hingga pada persoalan infrastruktur di wilayah itu.
Dari hasil reses anggota DPRD Makassar dari daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Manggala, didapatkan program bedah rumah belum menyentuh wilayah itu. Padahal mayoritas masyarakat disana masih dalam status ekonomi menengah ke bawah, dengan kondisi rumah yang tidak layak huni.
” Kecamatan Manggala ini termasuk wilayah termiskin di Makassar, sementara yang saya dapatkan banyak laporan dari masyarakat selama reses ini berlangsung, mempertanyakan keberadaan program itu yang belum dirasa oleh warga yang paling membutuhkan,” kata legislator Berkarya, Nasir Rurung, saat reses pada Sabtu (3/10) di Jalan AMD Borong Jambu RT 03 RW 04 Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala.
Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis
Penyebabnya kata Anggota Komisi C Bidang Pembangunan itu karena data yang tidak sinkron dari Kementerian PUPR dan data Dinas Sosial maupun Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Makassar.
“Data bantuan inikan langsung dari Kementerian PUPR, anggarannya pun begitu, hanya singgah di Dinas Perumahan dan Pemukiman untuk dieksekusi berdasarkan data dari kementerian,” katanya.
Olehnya ke depan menurut Nasir inilah yang perlu disinkronkan agar program tersebut tepat sasaran.
Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak
Selain persoalan bedah rumah, juga belum adanya akses aliran listrik di wilayah itu untuk beberapa titik.
“Tapi itukan bukan ranah pemerintah kota tetapi pihaknya PLN, namun tetap itukan disampaikan,” katanya.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar