SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Husain Syam meminta agar pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Makassar sebagai wadah yang mampu menjaga marwah guru para di Indonesia khususnya para guru di Kota Makassar.
Hal tersebut ia sampaikan saat memberi arahan pada pembukaan Konfrensi Cabang PGRI se-Kota Makassar dan Pengukuhan Pengurus Kota PGRI Makassar, Dewan Pakar dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Kota Makassar, masa bakti 2020-2025, di gedung Pinisi UNM, Rabu (7/10/2020).
Prof. Husain Syam mengatakan, sebagai wujud persatuan para guru harus mampu memberi peranan dalam meningkatakn mutu pedidikan dan menjaga kebersamaan para guru dalam melindungi harkat dan martabat guru.
Baca Juga : Tujuh Kandidat Berebut Kursi Rektor UNM
“Hari ini kita coba mulai kebersamaan. Mencoba menghadirkan harkat dan martabat ke masyarakat, organisasi ini harus memberi peran yang baik kepada anggotanya. Berkomitmen megawal marwah guru dan yang paling penting adalah mengawal pendidikan yang bermutu dan mengawal guru yang bermasalah,” ungkapnya.
Ia pun selaku rektor UNM selalu siap jika UNM dijadikan sebagai rumah para guru untuk menjalankan kerja-kerja organisasi, sebagai bentuk perhatian UNM kepada para guru.
“Kalau PGRI ini berkegiatan di UNM ini artinya kembali ke rumahnya, hari ini kita coba mulai kebersamaam,” tambahnya.
Baca Juga : UNM Jadi Tuan Rumah Forum SPI Nasional 2026, 95 PTN Bahas Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi
Pada pelantikan ini di hadiri Ketua DPRD Kota Makassar yang juga ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar Rudianto Lallo dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Irwan Bangsawan. (*)
Editor: ANDI
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar