Logo Sulselsatu

Representasi Perempuan, Wanita Hebat Makassar Bergerak Menangkan ADAMA’

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Sabtu, 17 Oktober 2020 17:08

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilih di Kota Makassar, khususnya kaum perempuan, terus menunjukkan dukungan kepada pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma). Kehadiran Fatma sebagai satu-satunya kontestan perempuan jadi alasan utama hingga mantap menegaskan pilihan.

Teranyar, ada komunitas bernama Wanita Hebat Makassar (Wahema) yang menyatakan dukungan kepada pasangan berjargon ADAMA’ itu. Mereka mendeklarasikan dukungan di depan Fatma saat kampanye tatap muka di Kelurahan Bontoala Parang, Kecamatan Bontoala, Sabtu (17/10/2020).

“Bu Fatma mi paling terbaik yang harus kita dukung. Perempuan harus dukung sesamanya perempuan. Kami ini pendukung militan, tidak akan berubah biar dibayar apa pun,” kata Hariyanti Dg. Puji, perwakilan Wahema.

Pernah menjadi Anggota DPR RI dan Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, kata Hariyanti, Fatma tentu punya segudang pengalaman dan memberikan ide-idenya untuk pembangunan Kota Makassar. “Sebagai perempuan, Bu Fatma tentu akan lebih peka dengan persoalan-persoalan masyarakat,” ucap perempuan berjilbab ini.

Hariyanti juga mengacungkan jempol untuk 24 program strategis yang dicanangkan ADAMA’ (akronim Danny-Fatma). Satu di antara program yang menarik perhatiannya adalah 10.000 skill training gratis dan 100.000 kemudahan peluang kerja.

“Semua program Pak dan Bu Fatma, semuanya masuk akal. Pelatihan gratis itu akan sangat membantu anak-anak kami. Khususnya anak-anak kami yang begitu tamat SMA belum punya pekerjaan. Semoga Bu Fatma menang dan semua semua programnya berjalan,” harapnya.

Dalam dialog interaktif dengan warga, Fatma mengajak warga untuk memilih calon pemimpin yang sudah memberikan bukti. Bukan memilih yang datang dengan segudang janji tidak rasional.

“Karena satu bukti jauh lebih dari 1.000 janji. Saya yakin warga di sini sudah cerdas untuk membedakan mana pemimpin yang sudah memberikan bukti. Jadi sampaikan ke keluarga ta, tetangga ta, pilih pasangan yang sudah beri bukti. Siapa?” seru kepada peserta kampanye.

“Satu, satu satu, ADAMA’. Insyaallah menang,” jawab warga kompak.

Di Kelurahan Bontoala Parang, Kecamatan Bontoala, Fatma datang ditemani Ketua Ketua DPD NasDem Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi (Cicu) dan Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Syahrir Firdaus.

Seperti biasa, kampanye Fatma menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Warga peserta kampanye menempati kursi yang sudah disusun berjarak. Tak hanya itu jumlah warga yang berkisar 50 orang ini dibagikan masker oleh tim yang terlebih dahulu tiba di lokasi.

Untuk diketahui, sudah puluhan komunitas perempuan bergabung dibarisan Danny-Fatma. Mulai dari kelompok majelis taklim, ibu-ibu gerejawi, perempuan milenial, hingga komunitas lainnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...