Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Wacanakan Bioskop Beroperasi, Dewan: Protkesnya Harus Dirancang Baik

Asrul
Asrul

Selasa, 27 Oktober 2020 08:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARDPRD Makassar merespon wacana Pemkot Makassar membuka kembali bioskop sebagai langkah meningkatkan gairah perekonomian di kota ini.

Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir menyebut pemulihan ekonomi perlu dilakukan oleh pemerintah.

Kendati demikian, untuk mewujudkan hal tersebut harus dilakukan dengan ketat dan hati-hati untuk menghindari kasus baru Covid-19.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

“Pemerintah sudah pasti harus menghitung untung ruginya, kalau mau dibuka terserah dia sih,” ujar Legislator Golkar ini, Selasa (27/10/2020).

Selain itu, Wahab menambahkan pemerintah harus siap menanggung resiko jika nantinya terjadi klaster baru.

Sementara, Wakil Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso mengatakan upaya ini memang dianggap sangat baik utamanya dalam rangka mengembalikan ekonomi masyarakat yang sempat dirumahkan.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

“Namun perlu ada jaminan dari pemerintah bahwa bioskop-bioskop tersebut harus betul-betul steril dengan menerapkan protokol Covid-19,” kata Andi Hadi.

Tak hanya itu, jika memang hendak dibuka, perlu ada skema dalam hal menjaga jarak pada setiap kursi.

“Misalnya kursinya ada jarak-jarak juga, dipastikan sudah tidak ada kerumunan, yah boleh-boleh saja sih,” ucap Legislator PKS ini.

Baca Juga : Dewan Desak Pemkot Makassar Tak Tanggung Beban Fasum-Fasos GMTD yang Belum Diserahkan

Dia melanjutkan bahwa bioskop memiliki karakteristik yang cukup berbeda dengan perhotelan, penerapan protokol Covid di bioskop dianggap cukup sulit sehingga perlu rumusan khusus agar tempat hiburan tersebut dapat tetap beroperasi.

Di bioskop, jarak antar penonton sangat rapat dan sangat bertentangan dengan aturan jaga jarak minimal satu meter.

Kemudian banyak orang akan terkumpul dalam satu ruangan, selain itu gelapnya ruangan membuat kondisi sekitar sulit diawasi.

Baca Juga : Legislator Makassar Umiyati Dorong Transparansi Data Pajak, Minta Bapenda Lebih Proaktif

“Di bioskop tidak ada jarak lagi apalagi dimatikan lampunya, banyak muda-mudi inikan pemerintah harus bersikap rasional, jadi pelan-pelan saja, semisal hotel mereka itu bisa nurut,” ujarnya.

Jangan sampai dengan upaya pembukaan ini tanpa dibarengi kesiapan dari bioskop justru hanya akan menambah kasus baru di Kota Makassar.

“Jadi sebenarnya ini hanya masalah teknis saja,” kuncinya.

Baca Juga : Dewan Ancam Segel Lapangan Padel di Makassar Tak Berizin

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis04 Mei 2026 13:15
Percepat Transformasi Digital, Kinerja Indosat Kuartal I 2026 Tumbuh Dua Digit
Indosat Ooredoo Hutchison mencatat kinerja keuangan yang kuat pada kuartal pertama 2026 dengan pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator utama....
Berita Utama04 Mei 2026 13:14
34 Ribu Anak di Makassar Tercatat Tidak Sekolah
‎SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen Dikdasmen) mencatat sebanyak 34.371 anak di Kota Makassar tidak b...
News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...
News04 Mei 2026 12:49
PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan pem...