Logo Sulselsatu

Dikeroyok Warganya, Lurah Tonrokassi Jeneponto Lapor Polisi

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Rabu, 04 November 2020 19:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Lurah Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Muhammad Haidir dikeroyok sejumlah warganya. Haidir dikeroyok di depan kantornya di Kampung Ci’nong, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Rabu, (04/11/2020) sekira pukul 15.30 Wita.

Seorang warga, Pudding (26) mengaku melihat Haidir dikeroyok oleh sejumlah warga. “Ia, saya lihat sendiri pak lurah dikeroyok pas di depan kantor. Bahkan, saya sempat ji melerainya tapi saya juga dihatam oleh mereka,” ujar Pudding kepada wartawan.

Namun kata Pudding, tak tahu apa alasan mereka langsung melakukan pengeroyokan terhadap Lurah Tonrokassi. “Tadi waktu kejadian banyak sekali massa pak yang datang di kantor lurah. Saya tidak tahu apa maksud kedatangannya di kantor,” jelas Pudding.

Dengan peristiwa tersebut, Lurah Tonrokassi melaporkan hal tersebut ke kantor Polsek Tamalatea Polres Jeneponto.

Kapolsek Tamalatea, Iptu Hamka membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan di tempat kejadian tersebut. “Ia, benar terjadi kasus penganiayaan di kampung Ci’nong tepatnya di depan kantor Lurah Tonrokassi. Korban sudah melapor,” katanya.

Hamka menjelaskan, kejadian berawal saat Lurah Tonrokassi, Muhammad Haidir melakukan mediasi kepada warganya, Arifin Dg Rate di kantor lurah terkait rencana jual beli rumah.

“Arifin Dg Rate ini rencana mau jual rumahnya kepada seseorang, tapi mungkin karena tidak ada solusi sehingga pihaknya datang di kantor Lurah Tonrokassi untuk memediasi persoalan itu” ujar Hamka.

Namun, belum selesai dimediasi, Arifin Dg Rate tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya dan keluar dari kantor sambil berkata kotor. Setelah itu, Haidir keluar menemui Arifin Dg Rate dan mengatakan, “kenapaki bilang begitu”. Akan tetapi, Arifin Dg Rate kembali mengucapkan perkataan kotornya lagi.

Tidak sampai di situ, tiba-tiba Arifin Dg Rate bersama lelaki Anwar dan lelaki Budi menyerang dan memukul secara bersamaan kearah badan koban yang mengakibatkan luka. Setelah memukul kata Kapolsek, ketiga orang tersebut meninggalkan tempat.

“Pelaku belum kita amankan karena baru tadi diambil laporannya korban. Sementara dalam pemeriksaan untuk penyelidikan lebih lanjut, ” pungkasnya.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 November 2026 19:24
PLN UIP Sulawesi Amankan 98 Persil Aset Tanah di Sultra
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menerima 44 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk 98 persil aset tanah yang tersebar di lim...
Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...
News03 November 2026 17:33
PELNI Makassar Ingatkan Batas Bagasi Penumpang, Maksimal 40 Kg
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar mengingatkan penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sebelum melakukan perjalana...
Ekonomi03 November 2026 16:49
OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan syariah mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen....