Logo Sulselsatu

Dewan Terget Perubahan Status PD Pasar Raya Rampung Desember

Asrul
Asrul

Jumat, 06 November 2020 12:20

Anggota DPRD Makassar Kasrudi. Resti Setiawati/sulselsatu
Anggota DPRD Makassar Kasrudi. Resti Setiawati/sulselsatu

SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar menargetkan penyelesaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Status Perusahaan Umum Daerah (Perumda)/Perseroan Daerah (Perseroda) Pasar (Ranperda Pasar) rampung Desember mendatang

Ketua Pansus Ranperda Pasar Kasrudi, mengatakan bahwa pembahasan di bulan ini cukup sulit, pihaknya baru membuka pembahasan pada 8 November nanti.

“Ini agak lama memang, tapi kita optimis bahwa pembahasannya itu kami bisa selesaikan tahun ini di Desember, jadi pembahasan keseluruh pasal-pasal itu kami bisa maksimalkan di bulan Desember,” ujarnya.

Baca Juga : Legislator DPRD Makassar Sentil GMTD, Fasum-Fasos Baru 7 Klaster Diserahkan ke Pemkot

Hal ini juga untuk mengejar penyelesaian Prolegda dewan yang masih sangat minim yaitu baru 3 dari target 24 Prolegda, padahal penganggaran 2020 tersisa kurang lebih dua bulan.

“Inikan minim, jadi kami akan upayakan secepatnya kalau proses pembahasannya selesai Pansus, kami akan selesaikan itu akhir tahun ini, tapi untuk jadi Perda kan tergantung provinsi,” ujarnya.

Saat ini Pansus Ranpera Pasar juga sementara menunggu inisiator Perda yaitu Komisi B Bidang Keuangan.

Baca Juga : Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM

“Jadi di Bamus (Badan Musyawarah) telah dijadwalkan pemberangkaran inisiator, nah setelah berangkat inisiator Komisi B pansus sudah bisa jalan,” ujarnya.

Lebih jauh nantinya yang menjadi pembahasan krusial kata Kasrudi adalah penekanan tupoksi kerja dari PD Pasar, karena BUMD tersebut kerap kali bersinggungan dengan instansi lain, baik dari dinas hingga sesama BUMD.

“Di Perumda ini nantinya memperjelas tupoksi, memperjelas juga PAD sebenarnya, dan tentunya adalah pelayanan,” ujar Legislator Gerindra ini.

Baca Juga : DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah

Diketahui urgensi perubahan status BUMD dari Perusda menjadi Perumda telah diatur di dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Perubahan status BUMD dianggap sangat lamban padahal tenggat waktu perubahan tersebut semestinya telah dilakukan sejak November 2017 silam.

Penulis: Resti Setiawati

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 Agustus 2026 18:23
Pelindo Gandeng Shipping Line Perkuat Jaringan Logistik Nasional Lewat PINP
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat sinergi dengan perusahaan pelayaran nasional dan internasional guna membangun jaringan logist...
Makassar06 Agustus 2026 17:42
HUT ke-102 Perumda Air Minum Makassar, Wali Kota Appi Apresiasi Komitmen Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kegiatan tausiah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 di...
Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...