Logo Sulselsatu

Tiga Cara Adnan-Kio Jadikan Gowa Menuju Lumbung Pangan

Asrul
Asrul

Minggu, 08 November 2020 09:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Sektor pertanian masih menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gowa. Tak salah, jika sektor ini menjadi program utama Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallagani Karaeng Kio.

Berdasarkan data yang ada di visi-misi Adnan-Kio, sektor pertanian adalah penyumbang terbesar PDRB ADHB Tahun 2019, sebesar 27,01 persen.

Kedepannya, Adnan-Kio ingin agar Kabupaten Gowa tetap menjadi daerah surplus pangan, bahkan menjadi penyuplai ke daerah lainnya.

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Ada beberapa langkah yang akan ditempuh. Pertama, kata Adnan, dengan memperkenalkan dan mengembangkan teknologi pertanian.

“Sehingga produktivitas pertanian meningkat, kualitasnya meningkat. Maka ini akan berbanding lurus dengan pendapatan petani yang makin meningkat,” katanya.

Kedua, yakni dengan meningkatkan pemberian bantuan pupuk dan bibit kepada seluruh petani yang ada di wilayah Gowa. Baik itu bentuknya subsidi maupun bantuan secara cuma-cuma.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

“Dengan begini, hasil pertanian bisa melimpah, dan insya Allah sekaligus ikut menyejahterakan para petani,” terang Ketua PMI Sulsel itu.

Ketiga, mempertahankan lahan pertanian yang ada di Gowa. Meski, tak dipungkiri minat hunian di kabupaten yang bertetangga dengan Makassar ini juga semakin meningkat. “Kita pertahankan 28 ribu hektar lahan pertanian yang ada. Bahkan kita kembangkan,” demikian Adnan.

Sebagai gambaran, berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Gowa, ada beberapa produksi pertanian yang menjadi andalan.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

Seperti produksi beras di Kabupaten Gowa yang terus meningkat tiap tahunnya. Tiap tahun capaian produksi padi mengalami peningkatan, bahkan mengalami surplus pangan dan menyuplai kebutuhan pangan daerah lainnya.

Pada tahun 2019, produksi beras meningkat sebesar 2,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mengalami surplus sebesar 101.647 ton.

Begitu juga dengan produksi holtikultura jenis sayuran. Terjadi peningkatan produksi 0,33 persen pada tahun 2019 dibanding tahun 2018 dan mengalami surplus sebesar 345.545 ton.

Baca Juga : Pedagang Pasar Sungguminasa Ungkap Harga Cabai Rawit Sudah Turun

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 14:21
Ketua RT Rappokalling Bagikan Rahasia Sukses Pilah Sampah, Warga Dapat Sembako dari Bank Sampah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua RT 002/RW 001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Sri Rahmi Mahmud, SH., MH., membagikan pengalaman mener...
Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....