SULSELSATU.COM, MAKASSAR – Ketua DPW PPP Sulsel HM Aras telah mengabdi sebagai Anggota DPR RI di Senayan setahun lebih, berbagai dinamika telah dilaluinya.
Dalam kurung waktu satu tahun itu, Aras sapaannya mencatatkan berbagai kegiatannya itu dalam bentuk buku. Sudah diluncurkan yang diberi judul “Ijtihad Politik Pembangunan, Refleksi 1 Tahun Pengabdian di DPR RI” tersebut diluncurkan jelang momentum pelaksanaan Muktamar ke-IX PPP di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, kota Makassar, Jumat (18/12/2020).
Dalam kesempatan itu, Aras mengatakan inisiatif menulis laporan kerjanya dalam bentuk buku tersebut sebagai upaya menanamkan warisan pengetahuan juga pengabdian yang pernah ia lakukan untuk warga Sulawesi Selatan.
“Buku ini adalah karya pertama saya. Isinya soal laporan kerja selama satu tahun di Senayan. Setidaknya ada upaya saya memberikan kenang-kenangan untuk generasi mendatang. Ini juga sebagai publikasi pertanggungjawaban saya kepada masyarakat Sulsel,” jelasnya.
Hal tersebut sontak mendapat apresiasi dan pujian dari berbagai pihak. Mulai dari pimpinan Komisi V DPR RI, Arwan Thomafi, pengamat dan akademisi, sampai pada pihak Apdesi.
Wakil Pimpinan Komisi V DPR RI, Arwani Thomafi, mengatakan bahwa Muh Aras bisa menjadi figur percontohan bagi semua legislator yang ada di Senayan dalam hal melaporkan hasil kerjanya.
“Sudah seharusnya anggota DPR itu membuat laporan kinerja tahunan dalam bentuk buku,” ujar pria yang akrab disapa Gus Aan tersebut.
Sejauh ini, menurut Gus Aan, laporan yang dikeluarkan oleh anggota DPRD hanya didominasi dengan gambar kegiatan, disertai laporan pertanggungjawaban.
Sehingga, inisiatif Muh Aras tersebut dinilai sebagai langkah edukatif kepada masyarakat, juga kepada legislator yang ada di lingkup senatan, maupun di tingkat daerah.
“Bukan hanya foto, tapi bagaimana pak Aras memaknai sebagai jalan poltik pembangunan. Ini patut dicontoh tentunya,” jelas wakil ketua umum PPP tersebut.
“Sebab politik harus dinilai sebagai ibadah. Politik kalau tidak dinilai sebagai ibadah, maka ujungnya hanya berada pada politik kekuasaan saja. Pak Aras ini sudah sampai di tingkat ibadah itu,” bebernya.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar