Logo Sulselsatu

Tidak Terbukti Palsukan Dokumen, Mantan Wabup Jeneponto Divonis Bebas

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Rabu, 30 Desember 2020 16:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pengadilan negeri Jeneponto menggelar sidang putusan terhadap perkara dugaan pemalsuan dokumen dan penggelapan dengan terdakwa mantan wakil Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu secara virtual, Rabu (30/12/2020).

Sidang tuntutan terhadap terdakwa Mulyadi Mustamu dipimpin oleh Hakim Ketua Rizal Taufani, dan anggota majelis hakim yakni Dewi Ragina Kacaribu dan Bilden.

Dalam proses sidang, majelis hakim memberikan vonis bebas kepada Mulyadi Mustamu karena dianggap tidak terbukti melakukan pemalsuan dokumen dan penggelapan atas lahan yang dibanguni oleh PLTU Punagaya Jeneponto.

Mulyadi Mustamu yang dikonfirmasi sulselsatu.com via WhatsApp membenarkan dirinya telah divonis bebas dalam sidang yang digelar secara virtual.

“Alhamdulillah tadi sudah sidang putusan tentang dakwaan pemalsuan surat dan Majelis Hakim telah menvonis saya yakni vonis bebas,”ucap Mulyadi.

Pihaknya juga membantah isu berkembang jika dirinya ditahan atas kasus yang menimpanya.

“Alhamdulillah Isu yang selalu didengar saya ditahan, itu tidak benar. Untuk itu saya berterima kasih kepada semua pejabat baik Kepolisian, Kejaksaan maupun pengadilan,” katanya.

Kepala Seksi Pidana umum (Kasi Pidum) Kejari Jeneponto, Hary Surachman mengatakan terkait vonis bebas terhadap terdakwa Mulyadi Mustamu, pihaknya masih pikir pikir dulu.

“Kita pikir pikir dulu untuk sambil mengatur langkah untuk mengambil langkah upaya hukum kasasi,” pungkasnya.

Hary juga mengaku sebelumnya tim JPU telah memberikan tuntutan kepada terdakwa Mulyadi 1 tahun 6 bulan.

“Sebelumnya kita tuntut 1 tahun 6 bulan,” tegas Hary.

Informasi yang dihimpun sulselsatu, Mulyadi Mustamu dilaporkan ke Polda Sulsel tahun 2017 oleh salah satu masyarakat Bangkala yang merasa dirinya punya hak atas lahan di PLTU dan dia dilaporkan atas pemalsuan dokumen.

Mulyadi Mustamu dilapor ke polsi karena diduga terlibat memalsukan dokumen penjual tanah karena saat itu (2006) menjabat sebagai kepala desa.

Penulis: Dedi

Editor: Didi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 November 2026 09:34
Terima Kunjungan Kapolres Pelabuhan, Andi Syahrum Bahas Pemenuhan Air Bersih di Ujung Tanah dan Sangkarrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, bersama Plt Direktur Umum, Andi T...
Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.307 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....