Legislator Gerindra Sulsel Potong Gaji, Hasilnya Disumbangkan ke Korban Gempa Sulbar

images-ads-post

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fraksi Gerindra DPRD Sulsel bergerak cepat menggalang bantaun bagi korban bencana di Provinsi Sulawesi Barat.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulsel Edward Wijaya Horas mengatakan pihaknya akan melakukan pemotongan gaji para legislator di DPRD Sulsel.

“Kalau di Fraksi Gerindra DPRD Sulsel sudah berjalan, malahan sebelum ada surat instruksi dari Pak Sekjen DPP Gerindra (Ahmad Muzani), teman-teman sudah berinisatif, dengan adanya surat itu, maka akan memperkuat,” kata Edward, Kamis (21/1/2021).

Bendahara DPD Gerindra Sulsel itu melanjutkan bahwa, bahkan saat ini sumbangan yang akan dikirim ke Sulbar sudah terkumpul, hanya saja dia belum tahu pasti berapa jumlahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin menyambut baik langkah DPPGerindra yang memberikan instruksi agar melakukan pemotongan gaji bagi anggota DPRD Gerindra baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Kami tentu akan segera bertindak. Karena kami ini di Sulsel, maka kami akan membantu korban bencana gempa bumi di Sulbar,” kata Wawan sapaannya.

Soal besarannya, Wawan belum bisa menyebutkan. Sebab harus disepakati oleh seluruh pengurus inti DPD Gerindra Sulsel.

“Kami baru akan rapat untuk menentukan jumlah besaran gaji yang akan dipotong. Semoga bisa bermanfaat untuk para korban di Sulbar nanti,” ucap Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.

Untuk diketahui, Sekjend DPP Gerindra, Ahmad Muzani menginstruksikan kepada seluruh kader partai untuk terlibat dalam penanganan bencana di Indonesia. Terkhusus bagi kader yang berstatus sebagai legislator.

“Kami sudah menginstruksikan untuk memotong gaji mereka, gaji saya dan gaji kita semua anggota DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota, untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah. Bantuan yang diberikan Partai Gerindra dalam bentuk apa pun, sebesar apa pun merupakan bagian dari kepeduliaan sebagai keluarga besar bangsa Indonesia,” kata Ahmad Muzani.

Editor: Asrul