SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dikabarkan berbondong-bondong pindah ke Pemprov Sulsel, Pasca pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Makassar berakhir sejumlah
Kabar tersebut tak ditepis oleh Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Kota Makassar Ismail Hajiali, ia membenarkan bahwa dirinya akan hengkang dari Pemerintah Kota
Namun perpindahan dirinya bukan karena alasan politik ataupun lainnya, pasalnya rencana hengkangnya dari pemkot sudah dua tahun diurus
Baca Juga : Puluhan Tahun PSU Belum Diserahkan, Pemkot Makassar Ultimatum Pihak PT GMTD
Menurut Ismail memilih bidang akademik sebagai langkah selanjutnya mengabdikan dirinya kepada masyarakat. Salah satu universitas swasta ternama di Makassar jadi pilihannya
“Jadi soal itu bukan hoaks itu, dan memang sudah dua tahun lalu saya sudah ajukan untuk pindah, masih pak Iqbal Suhaeb Pj Walikota,” ujar Ismail.
Pertimbangan untuk pindah pada waktu itu, lanjut Ismail masih sedang mencari perguruan tinggi yang hendak menerimanya mengabdi, apalagi saat itu sedang berproses ke S3 atau Doktor.
Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Disiapkan, Pemkot Makassar Rampungkan Urusan Lahan
“Jadi ini bukan karena politik, ataupun saat pak Danny menang saya mau pindah. Saya dengan pak Danny Pomanto kan berteman baik,” ungkapnya.
Menurut Ismail, siapapun terpilih sebagai wali kota tekadnya untuk melanjutkan pengabdiannya ke masyarakat melalui pendidikan ditempat lain sudah kukuh
Sehingga saat ini dirinya tinggal menunggu SK dari Kopertis, selanjutnya terserah pusat menempatkan dimana. “Tetapi saya berharap saya kembali ke kampus saya dulu, di UMI Makassar,” pungkasnya.
Baca Juga : Komitmen Taat Bayar Pajak, Claro Makassar Raih Penghargaan Tax Award 2025
Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan Adnan menepis dugaan bahwa dirinya juga salah satu ASN yang akan pindah
“Kalau saya mau pindah itu hoax, disini saya hanya fokus saja bekerja. Apa juga alasannya saya mau pindah,” singkat Irwan, saat dihubungi.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asru
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar