Logo Sulselsatu

Menantu Wapres Ma’ruf Amin Siap Pimpin Penyelamatan Pulau Kakabia

Asrul
Asrul

Rabu, 27 Januari 2021 11:20

Menantu Wapres Ma’ruf Amin Siap Pimpin Penyelamatan Pulau Kakabia

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa Pulau Kakabia antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan semakin memanas. Pasalnya, Pemerintah Buton Selatan yang baru pemekaran beberapa tahun lalu dan mencaplok Pulau Kakabia akan berencana membangun pemukiman dan rumah nelayam di pulai terluar Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hal ini memicu reaksi keras dari Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Muhammad Rapsel Ali.

Rapsel yang merupakan putera daerah Sulawesi Selatan beranggapan tindakan Pemerintah Buton Selatan yang mencaplok Pulau Kakabia jelas-jelas melanggar Peraturan Pemerintah No 45 Tahun 2011 tentang administrasi Wilayah Pulau Kakabia.

Baca Juga : Rapsel Ali Sosialisasi Asuransi dan Penjaminan di Takalar

“Untuk menghindari hal hal yang kurang baik ke depan karena menyangkut masalah kedaulatan batas wilayah daerah Sulsel merupakan harkat martabat wibawa daerah, Gubernur Ali Mazi sebaiknya memberi teguran kepada Pemerintah Buton Selatan agar mematuhi peraturan perundang undangan,” ujar Rapsel di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Sponsored by MGID

Rapsel yang merupakan menantu Wakil Presiden ini menegaskan bahwa Kemendagri sudah memutuskan untuk kembali ke Permedagri No 45 tahun 2011 .

“Kementerian Dalam Negeri sudah memutuskan untuk kembali ke Permendagri 45 sebagaimana amanah Mahkamah Konstitusi yang mengembalikan sengketa tersebut kepada Kemendagri sesuai kewenangan UU. Saya tegaskan kepada Pemkab Buton Selatan untuk menghentikan segala kegiatan di Pulau Kakabia,” tegas Rapsel.

Baca Juga : Politisi NasDem Rapsel Ali Sebar 19 Ekor Sapi di Dapil Sulsel 1

“Jika terus di lakukan maka saya juga akan melakukan tindakan penyelamatan terhadap aset daerah Sulsel yg berada di Wilayah Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar ini,” sambung politisi NasDem itu.

Pulau Kakabia sesuai Permedagri no 45 tahun 2011 menegaskan masuk Wilayah Administrasi Kepulauan Selayar dan ditegaskan dengan UU No 29 Tahun 1959 tentang pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi.

Editor: Asrul

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar19 September 2021 16:45
PNLH XIII WALHI, Plt Gubernur Sulsel Dorong Pendekatan Green Economy
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menilai, pendekatan green economy dapat mendorong laju perekonomian. Men...
Sulsel19 September 2021 15:53
Di Malino Bakal Dibangun Wisata Baru Bernuansa Eropa
SULSELSATU.com, GOWA – Objek wisata bernuansa Eropa akan hadir di Kabupaten Gowa, Sulsel. Wisata bernama Kampung Eropa tepatnya akan dibangun di...
Video19 September 2021 15:26
VIDEO: Arena Muscab PPP Makassar Memanas, Rachmat Taqwa Mengamuk
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Arena Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kota Makassar di Hotel Sheraton memanas, Minggu (19/9/2021). Salah satu calo...
Sponsored by MGID
OPD19 September 2021 14:36
Warga Pertanyakan Nasib Stadion, Debbie Tegaskan Pembangunan Tetap Dilanjutkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lapangan Sepak Bola adalah salah satu sarana bagi anak dan pemuda untuk mengembangkan bakatnya dalam dunia sepak bola...