Logo Sulselsatu

Terlalu Lama dipimpin Pj, DPRD Makassar Minta Danny-Fatma Segera Dilantik Tanpa Pelantikan Serentak

Asrul
Asrul

Jumat, 29 Januari 2021 11:53

Pj Wali Kota Rudy Djamaluddin dan Ketua Dewan Pendidikan Rudianto Lallo bahas perbaikan kualitas pendidikan di Kota Makassar. (ist)
Pj Wali Kota Rudy Djamaluddin dan Ketua Dewan Pendidikan Rudianto Lallo bahas perbaikan kualitas pendidikan di Kota Makassar. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo meminta Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah segera melantik Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Fatmawati Rusdi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar tanpa menunggu pelantikan serentak kepala daerah lainnya.

Pasalnya, Rudi menilai masyarakat menginginkan dipimpin oleh pilihan rakyat. Makassar sudah lama kekosongan pemimpin.

Diungkapkan Rudianto Lallo usai sidang paripurna penetapan pasangan Danny-Fatmawati sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar terpilih di Kantor DPRD, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis

“Harapan kita, Makassar ini harusnya secara logika dan teori, harusnya lebih cepat dilakukan pelantikan tanpa menunggu pelantikan serentak tanggal 17 (Februari),” katanya.

Menurut Rudi, pelantikan Danny-Fatma sebagai walkot-wawalkot tidak perlu menunggu jadwal pelantikan serentak kepala daerah yang terpilih pada Pilkada 2020. Diketahui, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menjadwalkan pelantikan serentak kepala daerah yang terpilih pada

“30 Bulan ini kita dipimpin oleh Pj Walkot. Ada 3 Pj selama 30 bulan ini sehingga secara logika teori ketatanegaraan, Makassar ini harusnya lebih dulu bisa dilakukan pelantikan wali kota terpilih karena sudah lama terjadi kekosongan kepemimpinan definitif atau pemimpin yang dipilih rakyat,” tutur Rudi.

Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak

Rudi mengatakan, Gubernur Sulsel pun punya waktu 14 hari untuk meneruskan Kemendagri hasil sidang paripurna DPRD Makassar yang menetapkan dan mengesahkan Danny-Fatma sebagai walkot-wawalkot terpilih.

“Jika gubernur tidak memproses, maka bisa melalui KPU Provinsi Sulawesi Selatan langsung ke Mendagri,” kata Rudi.

Politisi NasDem itu juga berpesan kepada Danny-Fatma untuk segera menuntaskan masalah Makassar yang perlu segera dituntaskan. Dia juga meminta Danny-Fatma segera menuntaskan masalah pemerintahan di Pemkot Makassar yang selama ini dinilainya terkotak-kotak.

Baca Juga : Muchlis Misbah Sosialisasikan Perda Pembinaan Anjal Gepeng di Makassar

“Yang pasti kita harap bisa menjaga marwah pemerintah yang kami menilai terkotak-kotak. Kenapa terkotak-kotak, karena itu tadi, mungkin saja ada yang mengkotakkan, dan itu yang kita tidak mau,” katanya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 20:23
13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri sukses diikuti 13 grup penari dari berbagai daerah....
Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...
Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...