Logo Sulselsatu

OPINI: Kudeta Diri Sendiri

Asrul
Asrul

Sabtu, 06 Februari 2021 09:29

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Prof Rasyid Masri. (Foto/Ist)
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Prof Rasyid Masri. (Foto/Ist)

Penulis: Prof Dr Abd Rasyid Masri (Guru besar sosiologi FDK UIN Alauddin Makassar)

Satu minggu terakhir Jagad perpolitikan nasional begitu heboh, viral adanya upaya kudeta kepemimpinan pucuk pimpinan partai Demokrat dari pihak eksternal yang berniat ingin mengambil alih kepemimpinan Demokrat dengan cara inkonstitusional suatu tindakan politik yang dinilai banyak pengamat politik kurang elegan dan merusak bangunan demokrasi.

Namun goresan pena kali ini menyentil kudeta dalam konteks yang berbeda yakni meng kudeta diri sendiri ‘kok bisa. bisa membuat banyak orang gagal paham, maka perlu sedikit pencerahan akademik bahwa kata kudeta itu berasal dari kata Prancis coup d’Etat dimaknai serangan, pemaksaan dalam merebut kekuasaan yang sah.

Baca Juga : Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga

Kita mencoba mengambil aspek arti kudeta dalam arti pemaksaan, manusia dlm firman Allah diilustrasikan sebagai makhluk paling banyak berkeluh kesah dan sulit memuaskan perasaannya.

Maka solusi untuk keluar dari rasa malas dan keluh kesah dan meratapi nasib dan rajin menyalahkan nasib, menyalahkan diri sendiri dan menyalahkan takdir harus melakukan Kudeta perasaan diri sendiri, harus mampu melawan diri sendiri , memaksa perasaan malas dan melawannya, perasaan sendiri harus dikritisi harus dipaksa untuk bangkit dan semangat kerja keras, sebab sukses itu harus kerja keras dan kerja cerdas serta disiplin yang tinggi dalam mencapai mimpi.

Istilah penulis dimimpi malamnya dikerja paginya, bukan sekedar dicerita tapi dikerja agar bisa jadi kenyataan.

Baca Juga : OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya

Perasaan malas “Kuttu ‘ bagi Bugis Makassar adalah musuh besar dalam diri manusia yang harus di kudeta dengan pikiran kuat dan tekat kuat agar diri kita bisa bangkit dan sukses.

Walaupun sukses itu memiliki arti yang berbeda setiap orang namun dapat memiliki indikator bersifat Umum,

Menurut penulis sukses itu seperti apa yang di gambarkan oleh Alquran yskni terciptanya keseimbangan hidup dunia dan akhirat, mampu menciptakan keseimbangan aspek kebahagian keluarga dan prestasi pribadi, karena tidak sedikit orang sukses hanya untuk dirinya tapi istri dan keluarganya menderita batin, tapi dibutuhkan keseimbangan hidup, terlebih keseimbangan spritual, keseimbangan kesehatan dan finansial yang cukup untuk berbagi pada sesama.

Baca Juga : OPINI: Prabowo, JK, dan Kekuatan Dialog

Yang menjadi masalah kenapa banyak orang terlihat sukses tapi hidunya tak pernah bahagia karena dia terjebak dalam Compatusan Traf yakni selalu membandingkan dirinya dengan orang lain ,orang seperti ini sulit bahagia , karena tak pandai menghargai dirinya, tak pandai bersyukur. Terima kasih.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...
Bisnis17 Oktober 2026 19:31
Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur
Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sab...