Logo Sulselsatu

Bupati Luwu Utara Serahkan Alsintan, Harap Petani Disiplin Prokes

Andi
Andi

Senin, 26 Juli 2021 13:50

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan Alsintan (Foto/int)
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan Alsintan (Foto/int)

SULSELSATU.com, LUWU UTARA– Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) ke sejumlah kelompok tani, pada Senin (26/7/2021), di Aula La Galigo Kantor Bupati.

Bantuan diserahkan Bupati secara simbolis dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam proses penyerahan secara simbolis bantuan alat mesin pertanian, penerima bantuan semuanya telah divaksin COVID-19.

Baca Juga : Bupati Indah Harap Anggota Pramuka Bantu Edukasi Prokes di Masyarakat

Adapun alat mesin pertanian diserahkan sebagai berikut: Combine harvestrer atau mesin pemotong padi (2), Rice milling unit (RMU) atau mesin penggilingan padi (1), Mesin penggilingan kopi (2), Mesin pembubuk kopi (2), Mesin pompa air (8), Hand sprayer (10), Mesin pompa air (6), dan mesin traktor roda dua (2).

Bantuan tersebut bersumber dari APBD dan APBN. Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara mengatakan bahwa sektor pertanian tidak boleh berhenti karena sektor ini adalah sektor critical di tengah pandemi.

“Sektor pertanian kita harapkan tidak terganggu di masa pandemi, karena sektor ini masuk ke dalam sektor critical yang memberi penyediaan makanan kepada masyarakat,” kata Indah dalam sambutannya.

Indah berharap para petani ikut serta dalam menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas dan terus menjaga kesehatan, meskipun sektor pertanian tidak mendapatkan pembatasan di masa pandemi.

“Sektor ini kita tidak lakukan pembatasan, tapi kita harap para petani tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat beraktivitas,” harapnya.

Dikatakan Indah, banyak poktan menginginkan bantuan, tapi tidak sedikit juga yang tidak siap menerima, karena ketidakmampuan memelihara, merawat dan menggunakannya dengan baik.

Padahal, kata dia, usia pemakaian alsintan minimal 5 tahun, bahkan bisa lebih, tergantung cara perawatannya.

“Bantuan ini milik bersama, sehingga pemeliharaannya harus diperhatikan betul,” imbuhnya,

Ia meminta alat mesin pertanian (alsintan) tidak dipindahtangankan, tidak dipersewakan dan tidak diperjualbelikan.

“Tolong ini menjadi perhatian kita,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Wahida
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...