Logo Sulselsatu

Pakai Uang Pribadi, Atlet Kabaddi Sulsel Sumbang Emas di PON Papua

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 04 Oktober 2021 11:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perjuangan atlet Kabaddi asal Sulawesi Selatan untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua ternyata tidak mudah. Penuh perjuangan keras.

Untuk berangkat ke Jayapura, mereka terpaksa pakai uang pribadi. Seluruh akomodasi dan perlengkapan ditanggung masing-masing atlet.

“Kami cari (uang sendiri). Tidak ada sama sekali kami dapat dari Pemprov maupun satgas KONI. Baju, tiket kita beli semuanya sendiri,” kata Sekretaris Umum Federasi Olahraga Kabaddi Indonesia (FOKSI) Sulsel, Herman Dody.

Segala macam cara dilakukan FOKSI agar bisa memberangkatkan atletnya. Satu hari sebelum keberangkatan, mereka sempat mendatangi kantor Gubernur Sulsel.

Mereka berharap bisa bertemu dengan ketua Satgas PON di Sulsel, Abdul Hayat Gani. Harapannya Pemprov bisa memfasilitasi tiket penerbangan, sama seperti atlet pada cabang olaharaga lainnya.

“Tapi kami tidak bertemu. Diwakili oleh Kabid Olahraga, pak Muchlis. Tapi tidak ada juga bantuan,” ujar Herman.

Di Papua, mereka juga tak dapat fasilitas. Atlet dan official terpaksa menumpang di rumah jabatan Wakil Wali Kota.

“Kami menumpang di rumah jabatan.

Sebagian biaya juga dibantu oleh Wakil Wali Kota Jayapura. Disumbang secara pribadi,” tuturnya.

Herman mengaku sudah pernah mengusulkan ke KONI agar cabang olahraga Kabaddi bisa diikutkan di PON Papua. Walaupun masih eksibisi, tapi setidaknya bisa diakomodir.

“Kami juga sempat menyurat ke Dispora tapi sampai kita pulang ke Sulsel tidak ada kejelasan. Kalau KONI, mereka bilang tidak ada anggaran. Jadi kami betul-betul berjuang,” ungkap Herman.

Walau di tengah keterbatasan itu, tim Kabaddi Sulsel tak menyerah. Usaha mereka berbuah manis.

Tiga atletnya yang turun pada pertandingan The Best On Three berhasil meraih emas. Mereka mengalahkan Jawa Timur dan Bali.

Menurut Herman, emas ini akan menjadi cikal bakal berkembangnya Kabaddi di Sulsel. Apalagi di PON Aceh nanti sudah bisa dipertandingkan.

“Ini sebuah sejarah Kabaddi sudah dipertandingkan di PON. Sama seperti olahraga lainnya, esport misalnya,” tambahnya.

Herman berharap pemprov dan KONI bisa mempertimbangkan Kabaddi di Sulsel. Cabor ini layak dilirik untuk PON selanjutnya.

Ke depannya Foksi juga akan fokus menjaring mahasiswa untuk menjadi atlet Kabaddi. Di Sulsel, ada dua kampus tempat perekrutan yakni UNM dan Stikes Mega Rezky.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...