SULSELSATU.com, MAKASSAR – Daerah wisata Desa Bira Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan kini bisa dilihat di website resmi wisatabira.com.
Layanan tersebut merupakan persembahan seorang anggota tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Teknologi Bandung (LPPM ITB), Dr Ira Adriati yang telah sukses melalukan riset di Bira Bulukumba Sulsel.
Peluncuran web wisatabira.com itu dilakukan langsung oleh Dr Ira Adriati bersama dengan Kepala Desa Bira, Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba, Sulsel.
Selain meluncurkan website wisata Bira, Dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB itu juga menulis dua buku terkait Bira berjudul Wisata Bira dan Budaya Bahari Bira.
Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Teknologi Bandung (LPPM ITB), Dr Ira Adriati Winarno mengatakan, dirinya sudah berkunjung ke Bira sudah keempat kalinya.
Ia mengaku menginjakkan kaki di Bira sejak tahun 2016 setelah mendapat tugas untuk melakukan riset Pinisi dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia.
“Dari sana saya melihat Desa Bira ini memiliki potensi yang sangat besar untuk kemajuan pariwisata dan juga keunikan-keunikan yang tidak dimiliki oleh kawasan lain. Sehingga saya mengajukan kerjasama untuk Desa Bira sebagai percontohan desa wisata budaya berbasis kearifan lokal masyarakat Bugis,” ujar Ira, Rabu, (20/10/2021).
Hal ini dilakukannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Sehingga berharap dengan adanya website wisatabira.com dapat meningkatkan promosi dan pemasaran pariwisata di Bira.
“Kita berharap dengan adanya platform tersebut dapat meningkatkan promosi dan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif Desa Bira Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” beber Ira.
Sementara itu, Kepala Desa Bira, Murlawa dalam sambutannya mengaku sangat mengapresiasi tim LPPM ITB, Dr Ira Adriati Winarno yang telah meluangkan waktunya untuk melakukan riset dan telah banyak membantu masyarakat selama melakukan pengabdian selama ini.
“Sangat mengapresiasi tim LPPM ITB yang telah memilih desa kami sebagai lokasi riset dan melakukan pengabdian di wilayah kami. Kami juga menyampaikan apresiasi dalam menciptakan inovasi dan mendukung pembuatan platform informasi wisata desa Bira,” ujarnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar