Logo Sulselsatu

Anjal Marak, Dinsos Makassar Kerja Apa?

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 25 Oktober 2021 22:30

Podcast Buka Tutup Sulselsatu.com, (Dok Sulselsatu)
Podcast Buka Tutup Sulselsatu.com, (Dok Sulselsatu)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Muhyiddin angkat bicara terkait persoalan Anak Jalanan (Anjal) yang semakin marak di Kawasan Kota Makassar.

Muhyiddin menyebut urbanisasi (pergeseran populasi dari daerah pedesaan ke perkotaan) sebagai salah satu faktor utama maraknya anjal di kota Makassar.

“Itu kita lihat dari substansi permasalahannya, jadi kebanyakan itu permasalahan karena urbanisasi dari daerah daerah lain” kata Muhyiddin saat dalam acara podcast Buka Tutup Sulselsatu.com, di kantor Sulselsatu.com, Jumat (22/10/2021).

Ia menjelaskan adanya anggapan dari penduduk desa yang menganggap bahwa di kota memiliki banyak pekerjaan dan mudah mendapatkan penghasilan, Namun karena minimnya skill dan pengalaman yang dimiliki sehingga tidak dapat bersaing.

“Tentunya yang dari desa itu menganggap bahwa akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan di kota ternyata dia punya kemampuan yang minim sehingga tidak bisa bersaing sehingga begitulah” jelasnya

Selain persoalan urbanisasi, Muhyiddin juga mengaku eksploitasi orang terhadap anaknya juga menjadi pokok permasalahan utama maraknya Anjal di kota Makassar.

“Akan tetapi dari yang kita lihat data lapangan, kami dapatkan ada ekploitasi anak, orang tuanya sendiri yang menyuruh anaknya karena persoalan ekonomi” ungkapnya

Terkait hal ini, Muhyiddin mengaku hingga saat ini Dinsos dengan dinas yang terkait telah menjaring sekitar 204 Anak jalanan yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Makassar.

Diketahui persoalan Anjal di kota Makassar sendiri menjadi salah satu program pemerintah kota Makasar. Hanya saja, hingga saat ini anak jalanan di Kota Makassar semakin banyak. Tidak hanya ditemukan di setiap lampu merah jalanan, bahkan di kedai kopi dan warung makan menjadi salah satu tempat yang sering didatangi oleh para anak jalanan.

Meski begitu, ia mengaku pihaknya bersama Satuan Polisi Pamong Praja, Satpol-PP Kota Makassar serta pihak kepolisian menjadi garda terdepan dalam penanganan anak jalan di kota Makassar. Apa lagi telah ada Perda nomor 2 tahun 2008 bahkan Peraturan Walikota tentang anak jalan.

“Dalam penertiban anjal ini ada kita berkolaborasi dengan Satpol PP dan pihak kepolisian serta kami di dinas sosial, jadi tiga unsur ini kami memulai melakukan 21 Desember jagai anak.ta, PPA, terkait masalah anjal kita melakukan pendampingan.” jelasnya

Dia menjelaskan akan terus melakukan sosialisasi serta pendamping kepada anak jalanan yang terjaring razia sebagai upaya untuk menjawab persoalan maraknya Anjal di Kota Makassar.

Nah sekarang kami harus mensosialisasikan dan melakukan pendampingan, melakukan pendataan” ucapnya

Muhyiddin menambahkan bahwa persoalan Anjal sendiri bukanlah tanggungjawab pemerintah semata, melainkan tanggungjawab bersama, khususnya orangtua terhadap anaknya. Apa lagi dari data hasil razia anak jalan, Muhyiddin mengaku banyak Anjal yang menyebut turun karena disuruh orangtuanya.

“Bukan tanggung jawab pemerintah semata, tapi tanggung jawab kita semua, terkait hal ini setelah kami lakukan dan membuka ada Perda dan bahkan di tahun 2017 sudah ada perwali” ucapnya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan26 Agustus 2026 22:40
Beasiswa Kalla 2026 Tembus 1.236 Pendaftar, 64 Lolos
Sebanyak 64 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa dinyatakan lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kalla Gelombang 1 Tahun 2026....
Video26 Agustus 2026 22:29
VIDEO: Bus Tua Terbakar di Depan SMAN 5 Makassar, Diduga Akibat Percikan Las
SULSELSATU.com — Sebuah bus terbakar di area parkir kendaraan di Jalan Batua Raya, Makassar, Rabu (26/8/2026).Lokasi kebakaran berada di sekitar dep...
Video26 Agustus 2026 22:01
VIDEO: Prabowo Tiba di NTT, Tinjau Penanganan Pascagempa
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan gempa di NTT, Kamis (27/8/2026). Prabowo tiba di Nagekeo pada Kamis siang s...
Pendidikan26 Agustus 2026 21:43
PT Vale Kembali Buka Beasiswa untuk Mahasiswa S2 Asal Luwu Timur
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali membuka Program Beasiswa Komunitas Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2025/2026 sebagai bagian dari upaya mem...