Logo Sulselsatu

Luwu Utara Nol Kasus COVID-19 Selama 10 Hari, Satgas COVID-19 Minta Warga Tetap Taat Prokes

Andi
Andi

Rabu, 03 November 2021 18:53

Juru Bicara Pemda Luwu Utara untuk Penanganan COVID-19, Komang Krisna. Ist
Juru Bicara Pemda Luwu Utara untuk Penanganan COVID-19, Komang Krisna. Ist

SULSELSATU.com – Selama 10 hari terakhir tidak ada lagi penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 di Luwu Utara per 05 November 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Pemda Luwu Utara untuk Penanganan COVID-19, Komang Krisna yang mengatakan kasus aktif COVID-19 di Luwu Utara sudah nol persen.

“Kasus aktif di Luwu Utara sudah nol persen,” ungkap Komang pada Rabu (3/11/2021), di Masamba.

Baca Juga : Pemda Lutra Genjot Vaksinasi COVID-19, 3 Kecamatan dengan Capaian Tertinggi

Meski kasus aktif di Luwu Utara nol persen, zonasi Luwu Utara masih berada pada Zona Kuning atau level 3 berdasarkan assesment Kementrian Kesehatan.

Sponsored by MGID

Kasus aktif yang nol persen dipengaruhi oleh capaian vaksinasi di Kabupaten Luwu Utara. Per tanggal 3 November 2021, sebanyak 69,237 jiwa telah divaksin COVID-19 dosis 1 dan 35,906 jiwa telah divaksin dosis 2.

“Sesuai indikator tambahan dari Kemenkes dan Kemendagri bahwa kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya <40%, levelnya turun satu tingkat,” tambah Komang.

Baca Juga : PPKM Kabupaten Luwu Utara Turun Jadi Level 2

Komang berharap target herd immunity dapat segera dicapai agar dapat mencegah gelombang ketiga COVID-19 yang kemungkinan terjadi pada Januari – Februari 2022 mendatang.

“Herd immunity yang kita kejar. Semoga dengan cakupan vaksinasi minimal 70%, kita bisa mencegah terjadinya pandemi COVID-19 gelombang ketiga yang menurut pakar epidemiolog kemungkinan akan terjadi di Januari – Februari 2022 mendatang,” ungkapnya.

Dikutip dari laman Universitas Gadjah Mada Indonesia diprediksi akan mengalami gelombang ketiga Covid-19 pada Desember 2021-Januari 2022.

Baca Juga : Strategi Jemput Bola Untuk Genjot Vaksinasi di Luwu Utara

Pakar epidemiologi UGM, dr. Riris Andono Ahmad, M.P.H., Ph.D., menyebutkan bahwa gelombang ketiga Covid-19 adalah sebuah keniscayaan.

Riris mengatakan munculnya gelombang Covid-19 ketiga sangat tergantung pada kondisi di masyarakat. Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam implementasi 5 M yakni menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumuman mencegah terjadinya pandemi COVID-19 gelombang ketiga.

Senada dengan Riris, Juru Bicara Pemda Luwu Utara kembali menegaskan kepada semua masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 saat beraktivitas dan mengajak masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi dosis pertama dan kedua untuk segera mengikuti vaksinasi.

Baca Juga : Strategi Jemput Bola Untuk Genjot Vaksinasi di Luwu Utara

“Tetap waspada dengan meningkatkan cakupan vaksinasi,” tandasnya.

Penulis : Nur Waidah
Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Januari 2022 07:44
Andi Sudirman-Airlangga Saling Puji di HUT MKGR
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri perayaan 62 tahun Ormas Musyawarah Kekelu...
Politik16 Januari 2022 23:39
Airlangga Optimis Golkar Sulsel Keluar Sebagai Pemenang di 2024
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto optimis partai berlambang pohon beringin ini akan keluar sebagai par...
Otomotif16 Januari 2022 19:10
Selama 3 Tahun Terakhir, Nmax Motor Yamaha Paling Laris
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nmax menjadi motor Yamaha yang paling banyak dibeli masyarakat di Sulawesi. PT Suracojaya Abadimotor (PT SJAM) menjad...
Sponsored by MGID
Pendidikan16 Januari 2022 18:10
Ikatli Unhas Harapkan Alumni Ada di Setiap Lini Pembangunan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar alumni, Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (Ikatli) Uni...