Logo Sulselsatu

Ikhtiar Merawat Kebinekaan UKM LKIMB UNM Helat Pelatihan Pendidikan Perdamaian

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 19 November 2021 00:28

Pembukaan Pelatihan Pendidikan  Perdamaian di Ballroom B Lt. 2 Menara Pinisi UNM, Kamis 18/11/2021 (Ist)
Pembukaan Pelatihan Pendidikan Perdamaian di Ballroom B Lt. 2 Menara Pinisi UNM, Kamis 18/11/2021 (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Unit Kerja Mahasiswa (UKM) Lembaga Kajian Imiah Mahasiswa Bertakwa (LKIMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pelatihan Pendidikan Perdamaian di Ballroom B Lt. 2 Menara Pinisi UNM, Kamis (18/11/2021)

Mengusung tema “MANEKA WARNA” pelatihan tersebut akan berlangsung kamis 18 sampai 2 November, dan dihadiri oleh berbagai tokoh dari lintas iman seperti PERMABUDHI, JAI, GPIB Immanuel dan para peserta dari berbagai kalangan dan beragam latar belakang.

Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Pendidikan Perdamaian, Andi Muhammad Fadhli Ajra mengatakan tema MANEKA WARNA sebagai nama kegiatan yang juga menjadi grand tema menjadi upaya LKIMB dalam menjaga keberagaman.

“MANEKA WARNA sebagai nama kegiatan yang juga menjadi grand tema kegiatan yang berasal dari bahasa sansekerta yang artinya beranekaragam, sehingga untuk mewujudkan kelancaran kegiatan yang diharap dapat mewujudkan keharmonisan beranekaragam budaya, agama, sosial dan politik,” ungkapnya.

Sementara itu, Menurut Dewan Senior LKIMB UNM Abd. Kadir Jaelani dalam sambutannya mengatakan, bahwa perbedaan merupakan nikmat yang harus disyukuri sehingga dengan berlangsungnya kegiatan ini menjadi ikhtiar para kader dalam bersyukur atas nikmat perbedaan tersebut.

“Pelatihan Pendidikan Perdamaian ini untuk membuka ruang-ruang bertemu antar individu yang berbeda latar belakang. Perbedaan itu merupakan nikmat, nikmat itu kita harus syukuri dan salah satu bersyukur ialah dengan merawat perbedaan itu,” ujar uje saapan akrabnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum LKIMB UNM Syahrul Gunawan mengatakan bahwa Semboyan bangsa, Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu bukan sekedar semboyan semata tapi mestinya terpatri dalam sanubari kita masing-masing. Untuk mengentaskan kebencian dan kebodohan diperlukan pondasi literasi yang kuat dan pisau mata pikiran yang kritis.

“Dengan adanya Pelatihan Pendidikan Perdamaian ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran dan ruang temu antar individu yang berbeda latar belakang yang diharapkan saling berinteraksi memotong stereotipe dan prasangka kepada orang yang berbeda dengan kita,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...