Logo Sulselsatu

Divonis 5 Tahun Bui dan Denda Rp500 Juta, Nurdin Abdullah Juga Harus Ganti Kerugian Negara Rp2,18 Miliar

Sri Wahyudi Astuti
Sri Wahyudi Astuti

Selasa, 30 November 2021 10:00

Selain vonis 5 tahun oenjara dan denda Rp500 juta, Nurdin Abdullah juga harus ganti kerugian negara Rp2,18 miliar (CNN Indonesia)
Selain vonis 5 tahun oenjara dan denda Rp500 juta, Nurdin Abdullah juga harus ganti kerugian negara Rp2,18 miliar (CNN Indonesia)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah terbukti bersalah dengan vonis 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Tidak hanya itu, Nurdin Abdullah juga harus mengganti kerugian negara Rp2.187.600.000 dan SGD 350 ribu.

Bahkan, setelah selesai masa hukuman pokok, hak politik Nurdin Abdullah juga dicabut 3 tahun.

“Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa berupa pencabutan hak politik selama 3 tahun setelah terdakwa selesai menjalani pidana pokok,” ujar Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino di Pengadilan Tipikor Makassar, pada Senin, (29/11/2021) malam dikutip dari detikcom.

Melansir detikcom, Selasa, (30/11/2021), Nurdin dinyatakan terbukti bersalah menerima gratifikasi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 B Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Sponsored by MGID

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 500 juga dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan,” ujar Ibrahim di persidangan.

Sementara untuk penggantian kerugian negara, Nurdin Abdullah diberi waktu paling lama 1 bulan.

“Dengan ketentuan apabila tidak dibayar paling lama 1 bulan setelah perkara ini sudah mempunyai kekuatan hukum tetap maka harta benda terdakwa dirampas untuk menutupi kerugian negara tersebut,” kata hakim.

“Dan apabila harta benda tidak mencukupi untuk menutupi uang pengganti maka diganti dengan pidana penjara selama 10 bulan,” lanjut hakim.

Masa hukuman penjara Nurdin Abdullah tersebut dihitung sejak dirinya ditangkap dan ditahan oleh KPK.

Hakim Ibrahim Palino juga mengungkap hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa Nurdin di persidangan. Di antara yang memberatkan Nurdin Abdullah adalah perbuatannya yang bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Sementara itu, yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa berterus terang dalam memberikan keterangan, terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya, serta terdakwa mempunyai tanggungan keluarga yang perlu dinafkahi.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video20 Januari 2022 22:40
VIDEO: Bikin Bingung, Penampakan Desain Pintu Toilet yang Hanya Setengah
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan toilet umum yang sedikit nyeleneh. Seorang perekam menyebut desain toilet sangat membingungkan lant...
Sulsel20 Januari 2022 21:56
Kepala BI Sulsel Apresiasi Pengelolaan Lahan Pasca Tambang PT Vale
SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk dalam menjaga ekosistem lingkungan di areal operasional tambang mendapat apresiasi d...
Adventorial20 Januari 2022 21:26
Buka Musrenbang RKPD, Wali Kota Parepare Harap Perencanaan Pembangunan Berkualitas
SULSELSATU.com, Parepare — Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe membuka resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pem...
Sponsored by MGID
Video20 Januari 2022 21:21
VIDEO: Penjual Nasgor Jarang Cuci Tempat Sambal Hingga Berjamur, Pembeli Sampai Ogah Makan
SULSELSATU.com – Seorang perempuan membagikan momen menjijikan saat membeli nasi goreng. Dalam video terlihat perempuan tersebut memastikan temp...