Logo Sulselsatu

Ini Dia Pekerjaan Manusia yang Akan Digantikan Robot

Sri Wahyudi Astuti
Sri Wahyudi Astuti

Kamis, 09 Desember 2021 15:20

Begini nasib pekerjaan manusia yang akan digantikan robot (AJNN)
Begini nasib pekerjaan manusia yang akan digantikan robot (AJNN)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perkembangan teknologi semakin banyak memunculkan kekhawatiran, salah satunya dengan hadirnya robot yang dapat bekerja menggantikan manusia.

CEO Bright Machines, Amar Hanspal mengatakan, hal itu berlebihan.

“Ketakutan mesin akan membuat banyak orang menganggur sangat berlebihan,” kata Hanspal dalam Opini bertajuk ‘Here’s Why Robots Are Actually Going to Increase Human Employment’ yang dipublikasikan di laman weforum, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat, 15 Oktober 2021.

Hanspal menjelaskan, automasi beberapa pekerjaan akan mengambil alih tugas yang berulang, membosankan atau berbahaya. Manusia bahkan akan melakukan pekerjaan lebih menantang seperti berinteraksi dengan pelanggan, mengembangkan produk, dan mengelola robot itu sendiri.

Sponsored by MGID

Lebih jauh, Hanspal mengatakan automasi akan menciptakan banyak pekerjaan baru. Dia mengutip studi World Economic Forum yang memprediksi akan ada penambahan 58 juta pekerjaan.

Melansir CNBC Indonesia, automasi juga dapat menambah pendapatan negara. Seperti yang diungkapkan Manajemen Investasi ARK yang memprediksi akan ada tambahan 5 persen atau US$1,2 triliun pada PDB Amerika Serikat (AS) dalam lima tahun ke depan.

Kata Hanspal, hal yang sama pernah terlihat beberapa waktu lalu. Misalnya, spreadsheet dan software pembukuan membuat perubahan besar pada pekerjaan akuntan namun tak membuatnya kehilangan pekerjaan.

“Yang terjadi sebaliknya: lapangan berkembang secara dramatis. Pada tahun 1979 ada 299 ribu orang bekerja sebagai akuntan, pembukuan, atau auditor. Intuit meluncurkan software keuangan 1983, Microsoft Excel debut 1986,” kata dia.

“Artinya semua orang bisa membuat laporan keuangan dan pajak sendiri bukan? Tentunya tidak! Pada 1989, beberapa tahun setelah Excel diperkenalkan, akunting adalah salah satu industri yang berkembang dengan cepat di negara ini, dengan 524 ribu orang pekerja”.

Ini berarti industri tersebut berkembang 75 persen dalam waktu 10 tahun. Bahkan masih berkembang hingga sekarang dengan 1,28 juta orang dalam bidang tersebut dan diperkirakan bertambah terus hingga 2029.

Hal yang sama juga terjadi di perbankan. Mesin ATM nyatanya tidak membuat teller bank jadi terpinggirkan. Hanspal mencatat tahun 1970 ada sekita 250 ribu teller. Sementara mesin teller otomatis baru diperkenalkan beberapa waktu belakangan ini.

Di AS tahun 2019 ada 400 ribu ATM dipasang dan saat bersamaan jumlah teller bank pun bertabah berlipat ganda. Dia juga menambahkan perlu untuk mempersiapkan orang dengan keterampilan yang lebih tinggi dan rendah. Sebab jumlah seluruh pekerjaan kemungkinan terus bertumbuh.

“Pekerjaan berketerampilan rendah sangat baik diberikan pada orang yang sekarang menganggur dan jadi langkah pertama bagi mereka untuk kembali ke dunia kerja,” jelas Hanspal.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama17 Januari 2022 23:24
Rugikan Negara Rp 1,3 Miliar, Kejari Jeneponto Tetapkan 4 Tersangka Proyek KAT Kemensos
SULSELSATU.com, Jeneponto – Penyidik Kejaksaan Negeri Jeneponto (Kejari) resmi menetapkan 4 orang tersangka atas kasus dugaan Korupsi Proyek pem...
Video17 Januari 2022 23:18
VIDEO: Aksi Heroik, Pesepeda Berjaket Ojol yang Kawal Ambulans
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan aksi seorang pria berpakaian ojol kawal ambulans yang tengah membawa pasien. Dalam video terlihat p...
Ekonomi17 Januari 2022 23:16
Andi Sudirman Sambut Baik Menurunnya Angka Kemiskinan di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan penurunan angka kemiskinan di Sulsel sebagai cap...
Sponsored by MGID
Sulsel17 Januari 2022 22:20
Lewat Aplikasi Maupun ATM, Warga Barru Kini Lebih Mudah Bayar PBB
SULSELSATU.com, BARRU – Warga Barru kini lebih mudah melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pasalnya, Badan Pendapatan Daerah (Bape...