Logo Sulselsatu

Ketua TP PKK Parepare Turun Langsung Lakukan Pendampingan PMT ke Balita Stunting

Andi Fardi
Andi Fardi

Senin, 13 Desember 2021 22:38

Ketua TP PKK Parepare Turun Langsung Lakukan Pendampingan PMT ke Balita Stunting

SULSELSATU.com, Parepare — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Parepare meluangkan waktu dengan turun langsung melakukan pendampingan Pemberian Makanan tambahan (PMT) kepada balita stunting di tiga kecamatan yang ada di Kota Parepare.

Erna Rasyid Taufan didampingi sejumlah Pengurus PKK berkolaborasi DP3A yang dikomandoi Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Sriyanti Ambar, Senin, (13/12/2021).

Tiga kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Soreang, Kecamatan Bacukiki, dan kecamatan Ujung dengan jumlah Balita stunting yang diberikan PMT 30 orang.

Wanita segudang talenta yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Parepare tersebut nampak berbaur tanpa sekat dengan masyarakat.

Sponsored by MGID

Bunda PAUD Parepare ini bahkan menggendong para balita stunting tersebut dan mengelus serta mendoakan mereka.

Selain pemberian makanan tambahan, seperti susu dan vitamin, kesempatan itu juga dimanfaatkan dengan melakukan penyuluhan dalam pencegahan dan penanggulangan stunting, serta pemberian media promosi, yang dilaksanakan di Balai Ainun Habibie, 13 Desember 2021.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan pelantikan PKK Remaja Kota Parepare, oleh Ketua PKK Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan.

“Hikmahnya dengan masalah stunting yang dihadapi sekarang. Dengan adanya PKK remaja ini mereka akan menjadi corong dalam mengedukasi tentang stunting sebagai perpanjang tangan pemerintah,” jelas Erna.

Sementara, Kepala DP3A Kota Parepare, Hj Andi Rusia, melalui Kepala Bidang Kesetaraan Gender DP3A Parepare, Sriyanti Ambar menjelaskan, untuk penyuluhan hanya di tiga kecamatan, dilakukan selama 10 hari untuk 10 orang anak per kecamatan. Sedangkan pemulihan dilakukan di wilayah kecamatan Bacukiki Barat, dengan 85 orang anak di enam kelurahan.

“Kecamatan Bacukiki Barat ini sebagai bentuk pemulihan dan dilaksanakan selama 30 hari. Semoga dengan pemulihan dan penyuluhan yang dilakukan DP3A dan PKK dapat menunrunkan angka stunting hingga 14 persen,” tandasnya.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Sulsel19 Januari 2022 11:16
Tingginya Geliat Bisnis Kedai Kopi, PT Vale Gelar Pelatihan Barista di Morowali
SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Tingginya geliat bisnis kedai kopi yang berkontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi kreatif, PT Vale Indone...
Video18 Januari 2022 23:27
VIDEO: Tak Mau Ditilang, Dua Pengendara Ini Pura-pura Jadi Petani
SULSELSATU.com – Dua pengendera motor berpura-pura jadi petani saat hendak ditilang polisi lalulintas viral di media sosial. Kejadian tersebut d...
Video18 Januari 2022 21:56
VIDEO: Driver Ojol Kesasar Masuk Tol Gegara Ikuti Arahan Google Maps
SULSELSATU.com – Seorang driver ojol kedapatan saat menerobos jalan tol. Video tersebut terjadi di Tol Kota Makassar dan viral di media sosial. ...
Sponsored by MGID
Politik18 Januari 2022 21:06
NasDem Sulsel Siap Kawal Korban Kekerasan Seksual
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai NasDem sangat prihatin terhadap tingginya angka kekerasan seksual di Indonesia. Sebagai bentuk nyata kepedulia...