Logo Sulselsatu

Komisi IV DPR RI Tinjau Pengrusakan Lingkungan di Kaltim

Asrul
Asrul

Rabu, 15 Desember 2021 16:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat Desa Mentawir Kecamatan Sepaku, Kabupaten Paser Penajam Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Melayangkan surat laporan ke Komisi IV DPR RI, di Jakarta.

Surat tersebut perihal Pengaduan Masyarakat Desa Mentawir, atas Dugaan Tindak Pidana Pencemaran dan/atau Perusakan Lingkungan Hidup dan/atau Perusakan Hutan dan Pencemaran Baku Mutu Air yang dilakukan oleh PT. Pasir Prima Coal Indonesia (PPCI).

Penganduan dari Masyarakat itu di tanda tangani oleh Ketua Adat Mentawir, Sahnan dan toko masyarakat, H. Mohammad Nasir. Selalu penerima kuasa mewakili warga masyarakat Mentawir, Kecamatan Sepaku Kabupaten Paser Penajam Utara Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga : Konsolidasi NasDem Sulsel, Willy Aditya: Integritas Kunci Kekuatan Partai

“Bersama ini melaporkan atau mengadukan perbuatan dugaan tindak pidana Pencemaran, Perusakan Lingkungan Hidup, Perusakan Hutan dan Pencemaran Baku Mutu Air yang dilakukan oleh perusahaan PT Pasir Prima Coal Indonesia (PPCI) di Desa Mentawir,” tulis dalam surat pengaduan yang diberikan ke Komisi IV.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPR RI membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kelautan. Mengecek langsung di lapangan.

Rombongan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi NasDem, Rusdi Masse. Terlihat untuk sampai ke lokasi sendiri, rombongan harus menaiki kapal kecil.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Pimpin Aksi Demo Kader NasDem Sulsel, Desak Dewan Pers Tegur Tempo

“Saya hadir bersama tim guna melihat secara langsung lokasi yang disinyalir mengakibatkan pencemaran lingkungan tersebut,” jelas Rusdi Masse di lokasi bekas penambangan, Selasa (14/12/2021).

Pria yang akrab disapa RMS itu mengaku prihatin melihat situasi di daerah tersebut. Karena air danau bekas galian tambang yang mencemari lingkungan hingga ke perairan.

“Mengakibatkan mata pencaharian masyarakat menjadi hilang dalam menangkap dan memelihara ikan,” ujar Ketua NasDem Sulsel ini.

Baca Juga : Dihadapan Pengurus PSI se-Indonesia, RMS Bongkar Cara Menangkan NasDem di Sulsel

Selain itu kata dia, lubang bekas tambang yang ditinggalkan perusahaan itu membahayakan masyarakat. Dimana terdapat tebing yang curam dan airnya menjadi asam, sehingga mengakibatkan pohon di sekitar mati.

Bahkan lanjutnya, air limpasan yang ada mencemari sungai. Sementara dulunya di tempat itu digunakan masyarakat untuk air minum.

“Sekarang hanya untuk MCK (mandi cuci kakus) untuk membilas karena tercemari,” ungkapnya.

Baca Juga : Achmad Daeng Se’re Siap Rebut Kursi Ketua DPRD Takalar, NasDem Targetkan Menang di Pileg Mendatang

Lanjutnya, dengan melihat kondisi kerusakan yang ada, maka pihaknya akan melihat Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam memberikan aturan hukum seperti apa.

“Jadi, itu yang akan kita jadikan rekomendasi untuk dijalankan. Jika memang diperlukan dibawa ke jalur hukum,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Mei 2026 22:38
VIDEO: BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat
SULSELSATU.com – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued. Pernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prab...
Hukum05 Mei 2026 22:21
Marak Tambang Galian C Ilegal di Takalar, Komisi lll DPR-RI Desak Polisi Tertibkan
SULSELSATU.com, TAKALAR – Warga di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel, mengeluhkan kembali maraknya aktivitas tambang g...
Makassar05 Mei 2026 22:11
UNM Resmi Umumkan Pemenang Prapeksimida 2026, Ini Daftar Jawaranya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi mengumumkan daftar pemenang Seleksi Internal Prapeksimida 2026 setelah pelaks...
Makassar05 Mei 2026 22:05
UNM Gelar Seleksi Internal Pertama, Siapkan Delegasi Terbaik Menuju Peksimida dan Peksiminas
SULSELSATU.con, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Seleksi Internal Prapeksimida 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei...